Bandar Lampung, IDN Times - Aksi dua pria menyawer seorang ustazah atau qariah saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran di Tangerang, Banten menuai banyak kecaman. Sikap serupa turut disoroti Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Provinsi Lampung, Prof Mohammad Mukri menilai tindakan tersebut amat tidak etis.
Menurut Mukri, tindakan tersebut jelas telah mengganggu kekhusyukan dan khidmahan sang qariah dalam membaca ayat Al-Quran. Apalagi, saweran berupa uang itu turut diberikan dengan cara tidak biasa yakni, sempat diselipkan dijilbab dan ditabur-taburkan.
“Mestinya dalam suasana tersebut, orang-orang mendengarkan dengan khusyuk dan meresapi maknanya. Bukan malah melakukan saweran dengan cara yang tidak baik,” ujarnya, Senin (9/1/2023).
