Bandar Lampung, IDN Times - Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Abu vulkanik terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata, hingga kulit.
Dokter Umum sekaligus Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Abdul Moeloek, dr Annisa Mardhyah mengatakan, abu vulkanik memiliki partikel mineral dan silika yang secara fisik dapat bersifat tajam. Jika masuk ke saluran pernapasan dalam jumlah banyak, partikel tersebut dapat memicu berbagai keluhan kesehatan.
"Abu vulkanik ini kalau terhirup banyak lewat pernapasan akan menimbulkan infeksi saluran pernapasan atas," ujarnya dimintai keterangan, Jumat (11/9/2026).
