Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Pelaksana (Plt) Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri mengatakan, saat ini, ditambah dengan 5 kasus di SMK SMTI, maka kasus positif di Bandar Lampung berjumlah 27 kasus.
“Sejak 2 Januari 2022 kasus positif COVID-19 di Bandar Lampung ada 130 kasus. Namun berangsur sembuh dan sampai saat ini tinggal 22 orang yang masih isolasi, ditambah 5 kasus di SMTI maka total 27 orang,” ungkapnya.
Ia mengatakan, dari 130 orang tersebut, 75 persen di antaranya melakukan isolasi mandiri karena OTG (Orang Tanpa Gelaja) dan gejala ringan.
“Sisanya menjalani isolasi di 13 rumah sakit yang tersebar di Bandar Lampung,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, 130 orang yang positif ini ditemukan karena sebagian besar dari mereka berkeinginan melakukan perjalanan keluar kota sehingga melakukan swab antigen atau PCR.
“Kemudian ada yang karena sakit. Mereka merasa sakit kemudian datang ke rumah sakit, sesuai dengan sop di rumah sakit harus swab antigen, ketika rapid reaktif maka tindakan selanjutnya ditingkatkan dengan PCR, dan ternyata positif,” ujar Desti.