Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2,5 Juta Pelanggan Lampung Dapat Diskon Tarif Listrik, Ini Kata Warga

2,5 Juta Pelanggan Lampung Dapat Diskon Tarif Listrik, Ini Kata Warga
Suimah, warga di Bandar Lampung mengisi tokel listrik. (IDN Times/Istimewa).
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Masyarakat di Kota Bandar Lampung antusias menyambut kehadiran program diskon tarif listrik 50 persen. Kebijakan stimulus ekonomi ini mulai berlaku sejak 1 Januari hingga akhir Februari 2025.

Warga Suimah mengatakan, ia dan keluarga amat bersyukur menyambut diskon tarif listrik 50 persen ini, dikarenakan tagihan listrik 1.300 volt ampere (VA) miliknya ikut masuk diskon stimulasi dari pemerintah tersebut.

"Saya senang sekali jika ada diskon pemerintah dan PLN 50 persen, tentu uangnya akan dipergunakan untuk kebutuhan lainnya yaitu tambahan modal dan ongkos berobat," ujar penjual nasi sayur di Rajabasa ini, Kamis (2/1/2024).

1. Warga langsung coba pembelian diskon tarif listrik

Warga di Bandar Lampung mengisi tokel listrik. (IDN Times/Istimewa).
Warga di Bandar Lampung mengisi tokel listrik. (IDN Times/Istimewa).

Antusiasme serupa juga diutarakan Ahmad, warga di Tanjung Senang, Bandar Lampung ini mengaku sudah mencoba langsung pembelian token listrik diskon 50 persen tersebut. Ia pun berharap kebijakan ini dapat berjalan dengan baik, dikarenakan bisa memangkas biaya pengeluaran rumah tangganya.

"Alhamdulillah, tadi pagi saya udah coba sendiri, jadi saya beli token seharga Rp100 ribu tapi dapat kWh meterannya seisi Rp200 ribu," katanya.

2. Ada 2,5 juta pelanggan di Lampung terima kebijakan ini

Suimah, warga di Bandar Lampung mengisi tokel listrik. (IDN Times/Istimewa).
Suimah, warga di Bandar Lampung mengisi tokel listrik. (IDN Times/Istimewa).

2. Ada 2,5 juta pelanggan di Lampung terima kebijakan ini

Terkait kebijakan ini, General Manager PLN UID Lampung, Muhammad Joharifin mengatakan, pihaknya amat mendukung penuh program stimulus ekonomi telah ditetapkan pemerintah ini dan memastikan diskon tarif listrik 50 persegi diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450-2.200 VA secara tepat sasaran.

Dikatakan, pelanggan PLN UID Lampung dengan daya 450 VA-2.200 VA golongan tarif rumah tangga di Provinsi Lampung sebanyak 2,5 juta pelanggan tidak perlu melakukan registrasi atau pendaftaran, untuk menikmati program berlangsung selama periode Januari-Februari 2025 tersebut.

“Digitalisasi sistem layanan pelanggan yang dipunyai PLN saat ini memungkinkan penyaluran program stimulus ekonomi berjalan optimal tanpa mekanisme yang rumit, sehingga komitmen penyaluran stimulus ekonomi berupa diskon listrik 50 persen secara tepat sasaran akan lebih mudah, pelanggan nantinya secara otomatis akan mendapatkan potongan pada periode Januari hingga Februari 2025," ucapnya. 

3. Program berlaku untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar

ilustrasi token listrik (dok. Klikoo/PPOB)
ilustrasi token listrik (dok. Klikoo/PPOB)

Secara teknis pemberlakuan program, Joharifin menambahkan pelanggan pascabayar akan langsung di kurangi 50 persegi untuk pemakaian Januari yang akan dibayar di Februari dan pemakaian Februari yg akan dibayar Maret 2025. Sementara untuk pelanggan prabayar akan menerima diskon langsung saat melakukan pembelian token pada Januari dan Februari 2025.

Sehingga untuk pelanggan prabayar, disebutkan cukup membayar setengah pembelian, untuk mendapatkan kWh yang sama saat pembelian token listrik dimanapun baik melalui PLN Mobile, minimarket, kantorpos, mobile banking atau saluran ecommers lainnya.

"Sebagai contoh apabila setiap bulannya pelanggan membeli token Rp100 ribu, maka dalam 2 bulan kedepan cukup membeli Rp50 ribu dan pelanggan akan mendapatkan jumlah kWh yang sama dengan Rp. 100 ribu," ucapnya.

4. Antisipasi monopoli pembelian token

ilustrasi mengisi meteran listrik (dok. PLN)
ilustrasi mengisi meteran listrik (dok. PLN)

Joharifin melanjy, pemberian diskon tarif tenaga listrik tetap memberlakukan perhitungan pemakaian maksimal normal sesuai dengam daya tersambung pelanggan atau setara maksimal 720 Jam Nyala per bulan atau 24 Jam kali 30 hari. Pembatasan maksimal ini diberlakukan supaya semua berjalan dengan adil dan sehat, sehingga tidak terjadi monopoli pembelian token.

Lebih lanjut joharifin merincikan batas maksimal pembelian token listrik diskon per bulan untuk setiap golongan tarif disimulasikan sebagai berikut, misalnya untuk Tarif 450 VA: maksimal 720 jam nyala setara 324 kWh. Sehingga pembelian token maksimal sebanyak Rp67 ribu per bulan. Begitu pula dengan golongan tarif 2.200 VA, maksimal 720 jam nyala atau setara 1.584 kWh, sehingga pembelian token maksimal per bulan sebanyak Rp1,14 juta.

“Jadi Pelanggan Pasca bayar yang berhak menerima diskon stimulus pemerintah ini akan mendapatkan potongan diskon 50 persen secara otomatis, dan untuk pelanggan prabayar cukup membayar setengah untuk mendapatkan kwh yang sama. Kami mendukung sepenuhnya program stimulus ekonomi dari pemerintah, untuk masyarakat rentan miskin ini, dan akan mengawal sebaik-baiknya untuk total 2,5 juta pelanggan di Lampung," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More

Momen Jokowi Salat Jumat dan Santap Siang di Rest Area Tol Lampung

26 Jun 2026, 20:58 WIBNews