Comscore Tracker

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang Kali

Film dapat dinikmati meski memiliki durasi yang panjang

Hero Batman menjadi primadona bagi pecinta genre superhero cukup lama. Berbagai animasi, komik, dan film telah sering mengangkat cerita sang pahlawan kegelapan dari kota gotham ini. Meskipun begitu, antusias terhadap Batman tidak akan pernah pudar. Salah satu buktinya yaitu film the batman terbaru yang dibintangi oleh Robert Pattinson dan disutradarai oleh Matt Reeves berhasil meraih jajaran atas box office.

Dibandingkan dengan film-film batman sebelumnya, film The Batman (2022) menawarkan keunikan sendiri mengenai cerita sang the dark knight dan menjadikannya nikmat untuk ditonton hingga berulang kali. 

1. Sinematografi dan efek film memukau

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang KaliTwitter

Dalam adegan 10 menit pertama film, penonton sudah dibuat terpukau dengan adegan yang disajikan. Pemilihan sudut pandang, pencahayaan, dan efek suara berhasil memanjakan mata. Selain itu, sepanjang film akan disuguhkan banyak sekali scene yang cukup estetik dan menjadikan penonton tidak terasa telah menghabiskan 3 jamnya untuk menonton film ini.

Baca Juga: 10 Karakter Villain Bikin Batman Kewalahan, Bisa Tebak?

2. Pemilihan antagonis The Riddler

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang Kalimytvonline.io

The Riddler merupakan antagonis meninggalkan teka-teki setelah aksi kriminalnya. Sehingga Riddler berhasil memancing Batman untuk melakukan berbagai investigasi dan menunjukkan sisi detektifnya yang memberikan warna terhadap cerita. Selain berbagai adegan aksi, film juga cukup intens dengan berbagai teka-teki dari Riddler.

Sang antagonis menjadikan dirinya sebagai salah satu musuh terberat dari Batman. Berkat The Riddler, kita melihat sosok Batman yang tidak hanya pintar berkelahi melainkan juga pintar dalam menyelesaikan kasus kriminal sebagai detektif.

3. Akting mengagumkan Robert Pattinson

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang Kaliplanetsmarts.com

Performanya membawakan tokoh Bruce Wayne memiliki sifat dingin, tenang, dan mematikan patut diacungi jempol. Dalam beberapa scene, melalui ekspresi wajah dan gestur saja, Robert Pattinson bahkan tidak perlu berdialog apapun dan berhasil mengekspresikan apa yang dirasakan oleh Bruce.

Dalam mempersiapkan karakter, Robert mengakui jika berlatih selama dua pekan hanya untuk melatih suara dari Batman. Hal ini membuktikan dedikasinya memerankan tokoh Batman.

3. Cerita asyik dan intens

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang KaliTwitter

Film ini berlatar belakang saat Bruce Wayne menjadi vigilante untuk memberantas kejahatan di Kota Gotham dan sudah berlangsung selama dua tahun. Selama perjalanannya sebagai Batman, bruce menemukan  teman baru maupun musuh baru.

Bruce memiliki misi yaitu menyelamatkan Gotham dari kehancuran akibat kriminal, dan selama perjuangannya mencapai tujuannya, dia menemukan banyak tantangan dan lika-liku.

4. Versi Batman manusiawi

Alasan Film The Batman 2022 Masterpiece, Nikmat Ditonton Berulang KaliTwitter

Entah mengapa kita dibuat lebih dekat dan dapat merasakan apa yang dirasakan Batman satu ini. Tidak seperti superhero kebanyakan, Batman tidak memiliki kekuatan super dan merupakan manusia biasa.

Berkat pengorbanan dan dedikasinya untuk mencapai tujuannya di Gotham dia belajar dan berkembang. Selama itu juga dia sesekali digambarkan merasakan sedih, takut, dan gagal. Mungkin karena konsep inilah kita sebagai penonton terbawa oleh tokoh utama dan merasa memiliki koneksi dengannya.

Itulah sekilas alasan film The Batman menawarkan keunikan sendiri mengenai cerita sang the dark knight

Baca Juga: 10 Film Crime dan Thriller Wajib Ditonton jika Kamu Suka The Batman

Wildan Effendi Photo Community Writer Wildan Effendi

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya