Zulhas, Rafi-Nagita dan Nassar Meriahkan Lampung Financial Festival

- Lampung Financial Festival berlangsung 5-6 September 2026 di Novotel Lampung, menghadirkan tokoh nasional, talkshow, edukasi keuangan, dan hiburan musik dari Charly Setia Band hingga King Nassar.
- Festival garapan CNBC Indonesia dan LPS ini gratis dengan registrasi, menargetkan 2.000 pengunjung per hari serta kapasitas area konser tanpa kursi hingga sekitar 5.000 orang.
- Pelajar dan mahasiswa menjadi sasaran utama literasi keuangan dan perlindungan simpanan; praacara juga menjangkau UMKM, warga, siswa, dan mahasiswa di sejumlah lokasi Lampung.
Bandar Lampung, IDN Times - Lampung Financial Festival (LFF) berlangsung selama dua hari, yakni 5-6 September 2026 di Ballroom Novotel Lampung. Selama dua hari LFF diselenggarakan CNBC Indonesia bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dengan latar belakang berbeda.
CEO CNBC Indonesia Wahyu Daniel mengatakan, hari pertama, Sabtu (5/9/2026), akan dibuka dengan sambutan Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Rektor Universitas Lampung Lusmelia Nur Afriani.
Rangkaian acara kemudian diisi sesi "Suara Parlemen" bersama Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan dan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan. Ada pula inspirational talk bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang akan berbagi pengalaman perjalanan karier dan kehidupan mereka.
Selain itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Chief Marketing Officer Raja Emas Indonesia M. Rahmat, serta Chairul Tanjung juga dijadwalkan mengisi sesi dalam festival. Hari pertama ditutup dengan penampilan musik Charly Setia Band.
1. King Nassar siap hibur penonton hari kedua

penampilan King Nassar di Pestapora 2023 pada Sabtu (24/9/2023) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Sementara hari kedua, Minggu (6/9/2026), menghadirkan komika Marshel Widianto, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, COO Danantara Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan King Nassar.
Wahyu mengatakan, pemilihan pembicara dari berbagai latar belakang tersebut sengaja dilakukan agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat. Festival juga dikemas dalam format edukasi, talkshow, hiburan, dan pertunjukan musik.
"Intinya semuanya memberikan pengetahuan dengan cara-cara yang sangat menarik," ujarnya.
2. Digelar gratis, target 2.000 pengunjung per hari

ilustrasi gratis (freepik.com/freepik) Lampung Financial Festival terbuka gratis bagi masyarakat. Namun, pengunjung diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu untuk dapat memasuki area acara.
Registrasi dapat dilakukan secara daring maupun secara langsung di lokasi. Penyelenggara menargetkan sekitar 2.000 peserta setiap hari. Sementara untuk konser musik, area tanpa kursi disiapkan agar dapat menampung hingga sekitar 5.000 orang.
3. Pre-event sukses digelar

Kuliah Umum bertema Self leadership: Sukses di Kampus dan Masa Depan digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung, Jumat (4/9/2026). (IDN Times/Martin L Tobing). Wahyu menjelaskan, sebelum festival berlangsung, LPS dan CNBC Indonesia juga menggelar sejumlah kegiatan praacara di Lampung. Pada 29 Agustus 2026, digelar bazar UMKM yang diikuti sekitar 500 peserta.
Kemudian pada 31 Agustus, sosialisasi dan senam bersama dalam kegiatan car free day di Tugu Adipura diikuti sekitar 1.000 peserta. Pada 2-3 September, program LPS Mengajar digelar di SMA Negeri 8, SMA Negeri 10, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 9. Kegiatan tersebut melibatkan alumni yang bekerja di LPS dan diikuti sekitar 700 peserta.
Edukasi juga menyasar mahasiswa melalui kuliah umum di Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Bandar Lampung (UBL), dan Universitas Teknokrat Indonesia pada 4 September 2026. Total peserta mencapai sekitar 1.700 orang.
4. Pelajar dan mahasiswa sasaran utama

Ilustrasi pelajar dan mahasiswa berburu beasiswa luar negeri. (IDN Times/Muhammad Nasir) Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu menjelaskan, pelajar dan mahasiswa menjadi salah satu sasaran penting gelaran Lampung Financial Festival. Itu karena, mereka merupakan pengguna rekening yang relatif baru dan perlu mendapatkan pemahaman sejak awal mengenai pengelolaan keuangan serta perlindungan simpanan.
"Sekitar 60 persen audiens yang ditargetkan dalam Lampung Financial Festival juga berasal dari kelompok tersebut," jelasnya.
Menurut Anggito, keberhasilan Lampung Financial Festival bukan hanya diukur dari banyaknya masyarakat yang datang. Tetapi juga dari seberapa banyak peserta yang pulang dengan pemahaman baru tentang bagaimana melindungi dan mengelola keuangan mereka.
Anggito berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai acara hiburan semata. Setelah kegiatan selesai, LPS akan kembali melakukan pengukuran untuk melihat apakah tingkat literasi masyarakat Lampung mengalami peningkatan.
"Harapannya rating Lampung naik untuk literasi dan bisa lebih baik dari rata-rata nasional," katanya.


















