Tak Silau Juara Piala Presiden, Persebaya Gaspol Hadapi Bhayangkara FC

- Persebaya Surabaya akan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat 4 September 2026.
- Pelatih Bernardo Tavares meminta tim tidak terlena status juara Piala Presiden. Persebaya menganalisis pemain Bhayangkara, tetapi belum mengetahui taktik pelatih baru lawan.
- Persebaya beradaptasi dengan aturan tanpa latihan resmi di stadion dan menjalani persiapan pramusim di Thailand. Fabio Rivera menyatakan skuad siap tampil maksimal meski ekspektasi tinggi.
Bandar Lampung, IDN Times - Persebaya Surabaya tak ingin terlena dengan status juara Piala Presiden 2026 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan perdana Super League 2026/2027.
Persebaya akan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Kota Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya bahwa Bhayangkara merupakan lawan berat. Terlebih, The Guardians of Saburai kini ditangani pelatih baru dinilainya mampu membawa perubahan positif.
"Sudah diketahui pelatih Bhayangkara sebelumnya sudah bagus, apalagi sekarang ini sudah berganti yang lebih baik. Sehingga kondisi tim bisa lebih bagus," kata Bernardo dalam konferensi pers jelang pertandingan.
1. Tak terlena status juara Piala Presiden
Bernardo mengaku, pihaknya telah melakukan analisis terhadap sejumlah pemain Bhayangkara, termasuk beberapa pemain memiliki pengalaman bermain di luar negeri. Namun, ia menyebut belum mengetahui secara pasti taktik akan diterapkan pelatih anyar Bhayangkara.
"Kami coba analisa dari beberapa pemain mereka yang sempat bermain di negaranya, sehingga kami bisa mengetahui karakteristiknya. Kami tidak mengetahui taktik permainan pelatih baru mereka ini," ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan Bhayangkara menjuarai Piala Presiden bukan jaminan mereka bakal meraih kemenangan pada laga perdana Super League. "Jadi kami akan mencoba bekerja keras untuk memenangkan besok," sambung dia.
2. Adaptasi lebih awal

Konferensi pers prematch Persebaya Surabaya hadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Lebih lanjut Bernardo juga menyoroti rekor pertemuan kedua tim. Dari empat pertemuan sebelumnya, Persebaya hanya mampu meraih satu kemenangan atas Bhayangkara.
"Bhayangkara belum pernah kalah dari Persebaya, kami harap bisa memberikan yang terbaik dan pemain menampilkan performa yang terbaik," katanya.
Persebaya juga melakukan sejumlah penyesuaian menyusul perubahan regulasi liga yang membuat tim tidak lagi mendapatkan sesi latihan resmi di stadion pertandingan. "Peraturan liga berubah, tidak ada latihan official. Jadi kami adaptasi dan latihan lebih awal dari jam yang ditentukan. Kami juga mempersiapkan latihan secara terorganisasi dan sudah cek lapangan dengan kondisi lebih bagus dari musim kemarin," lanjut dia.
3. Tegaskan main maksimal
Salah satu pemain Persebaya, Fabio Rivera memastikan seluruh skuad dalam kondisi siap tempur. Persiapan pramusim melalui pemusatan latihan (TC) di Thailand disebut membantu tim beradaptasi menghadapi musim baru.
"Kami kerja keras pramusim TC di Thailand dan sudah siap pertandingan besok. Semua bisa adaptasi cepat untuk pertandingan besok melawan Bhayangkara," katanya.
Ia menyadari ekspektasi terhadap Persebaya selalu tinggi. Karena itu, skuad Bajul Ijo bertekad memberikan penampilan maksimal pada laga pembuka. "Bermain di Persebaya selalu berekspektasi tinggi dan musim ini kami siap. Besok kami akan tampil 100 persen," tegasnya.


















