Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
XLSMART Bukukan Pendapatan Rp24,03 Triliun Semester I 2026
ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)
  • XLSMART membukukan pendapatan Rp24,03 triliun pada semester I 2026, naik 26 persen secara tahunan; laba bersih ternormalisasi melonjak 294 persen menjadi Rp2,73 triliun.
  • Kenaikan konsumsi data, ARPU Rp47,1 ribu, dan trafik 7.934 petabyte menopang kinerja; 92 persen site telah terintegrasi serta sinergi merger mencapai US$153 juta.
  • Layanan 5G telah menjangkau 52 kota dengan 15 ribu BTS, sementara aplikasi digital mencatat 36 juta pengguna aktif bulanan dan menyumbang lebih dari 60 persen pendapatan mobile.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat total pendapatan semester pertama 2026 sebesar Rp 24,03 triliun. Pendapatan itu tumbuh 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Selain itu, EBITDA yang dinormalisasi (Normalized EBITDA) tercatat sebesar Rp 11,05 triliun, tumbuh 19 persen YoY, dengan normalized EBITDA margin sebesar 46 persen. Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) melonjak 294 persen YoY menjadi Rp 2,73 triliun.

"Ini mencerminkan semakin kuatnya profitabilitas seiring berkurangnya biaya integrasi dan percepatan realisasi sinergi,' kata Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2026).

1. Pertumbuhan ditopang konsumsi data terus meningkat

ilustrasi paket internet (pixabay.com/geralt)

Rajeev mengatakan, pertumbuhan pendapatan yang sehat semester I 2026 ditopang oleh konsumsi data yang terus meningkat dan ARPU yang stabil. Blended ARPU meningkat menjadi Rp 47,1 ribu pada 1H 2026, dari Rp 38,2 ribu pada periode yang sama tahun lalu, seiring strategi harga yang disiplin dan optimalisasi portofolio pelanggan.

Selain itu, trafik layanan data turut tumbuh 19 persen YoY menjadi 7.934 Petabytes. Itu didorong tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital berkualitas tinggi, termasuk streaming, mobile gaming, dan layanan berbasis cloud.

Seiring realisasi sinergi, struktur dan fundamental keuangan XLSMART juga semakin kuat. Total utang kotor turun menjadi Rp 20,87 triliun pada akhir Juni 2026, dengan rasio net debt to EBITDA (termasuk pembiayaan sewa) sebesar 2,61x. XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi USD.

Sebesar 90 persen dari pinjaman yang ada saat ini memiliki suku bunga mengambang (floating) dan 10 persen memiliki suku bunga tetap. Belanja modal (Capitalized Capex) tercatat sebesar Rp 10,27 triliun untuk mendukung akselerasi integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G

2. Konsolidasi jaringan rampung, masuki fase optimalisasi

ilustrasi kolaborasi (pexels.com/Diva Plavalaguna)

Rajeev menjelaskan, setelah menuntaskan beberapa tahapan pasca merger, XLSMART kini memasuki fase optimalisasi. Hingga akhir Juni 2026, sekitar 92 persen site telah terintegrasi ke jaringan XLSMART.

Selain itu, sekitar 15 ribu site duplikasi (redundant sites) telah dibongkar (dismantled), sehingga menurunkan biaya operasional berulang secara signifikan. Total jumlah BTS XLSMART tumbuh 26 persen YoY menjadi 265.442 BTS pada 1H 2026.

Sekitar 50 persen penambahan BTS dalam satu tahun terakhir berada di wilayah luar Jawa (ex-Java), seperti Sulawesi dan Kalimantan, memperkuat kepemimpinan jaringan (network leadership) XLSMART di kawasan tersebut, termasuk penguatan cakupan 5G blanket coverage di Balikpapan dan Banjarmasin.

Realisasi sinergi merger (gross synergy) tercatat sebesar US$153 juta sepanjang 1H 2026, tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu (1H 2025: US$48 juta). Pencapaian ini didorong oleh penghematan komersial dari negosiasi mitra dan kontrak, optimalisasi jaringan pada operasional site, utilitas dan fiber, penghematan biaya regulasi dari deregistrasi site yang telah dinonaktifkan, optimalisasi organisasi, sinergi pemasaran, serta penurunan biaya integrasi.

3. Ekspansi 5G dan momentum komersial terus membaik

ilustrasi 5G (pixabay.com/torstensimon)

XLSMART terus memperluas layanan 5G dengan pendekatan blanket coverage. Hingga 1H 2026, layanan 5G XLSMART telah hadir di 52 kota, termasuk kota-kota baru seperti Bekasi, Tangerang, Kendal, dan Binjai, didukung sekitar 15 ribu BTS 5G.

Cakupan populasi nasional 5G XLSMART kini mencapai 23 persen, dengan kontribusi trafik 5G terhadap pertumbuhan trafik keseluruhan mencapai 27 persen. Serta peningkatan kualitas pengalaman 5G sebesar 2,5 kali dibandingkan 4G.

Penambahan spektrum juga turut memperkuat kapasitas dan cakupan jaringan XLSMART, dengan total portofolio spektrum mencapai 217 MHz, meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan gabungan spektrum sebelum merger.

Hal ini mendorong meningkatnya kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan, sehingga bisa meraih pengakuan atas performa jaringan XLSMART dari Ookla® untuk beberapa kategori diantaranya Indonesia’s Best Mobile Network 2026, Fastest 5G Network, Best 5G Network, dan Best 5G Video Experience.

4. Ada 36 juta pelanggan aktif bulanan

ilustrasi kerumunan orang (unsplash.com/Joseph Chan)

Dari sisi komersial, kinerja XLSMART turut membaik, tercermin dari 36 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users) pada aplikasi digital myXL, AxisNet, dan mySF, dengan lebih dari 60 persen pendapatan mobile kini dihasilkan melalui kanal digital.

Untuk memperkuat proposisi nilai bagi pelanggan, XLSMART juga menjalin kolaborasi dengan Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage untuk memberikan manfaat eksklusif bagi pelanggan tanpa biaya tambahan, guna mendorong peningkatan ARPU, konsumsi data, engagement digital, dan loyalitas pelanggan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article