Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Vaksinasi Baru 50 Persen, Eva Dwiana Blusukan ke Pasar Tradisional

Vaksinasi Baru 50 Persen, Eva Dwiana Blusukan ke Pasar Tradisional
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana blusukan ke pasar ajak pedagang vaksinasi(IDN Times/Silviana)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Wali Kota (Wako) Bandar Lampung, Eva Dwiana, blusukan ke pasar-pasar tradisional dan swalayan demi mengajak pedagang mengikuti vaksinasi COVID-19.

Eva mengatakan, sekitar 82 persen warga Kota Bandar Lampung sudah mendapat vaksinasi dosis pertama. Sedangkan vaksinasi dosis kedua baru mencapai 50 persen.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Eva ini menargetkan vaksinasi di Kota Tapis Berseri ini selesai pada Desember 2021. Pihaknya melakukan jemput bola dengan mendatangi masyarakat yang takut mendapat vaksinasi.

1. Banyak pedagang takut vaksin

default-image.png
Default Image IDN

Eva menyayangkan masih banyak pedagang di pasar belum mau divaksin. Pihaknya meminta para tenaga kesehatan memberi pengertian lebih agar masyarakat mau divaksin.

"Untuk kelurahan dan kecamatan sudah keliling door to door. Kalau RT sudah menyuruh dan tetap tidak mau, nanti Puskesmas yang beri informasi langsung," kata Eva usai blusukan vaksinasi di Pasar Tengah Tanjungkarang, Jumat (12/11/2021).

2. Bukan warga Bandar Lampung juga bisa vaksinasi

Vaksinasi massal di GSG Unila (IDN Times/Silviana)
Vaksinasi massal di GSG Unila (IDN Times/Silviana)

Eva mengimbau pekerja toko yang bukan masyarakat asli Bandar Lampung ikut divaksin ke Puskesmas. Pekerja toko tersebut menurutnya sudah tinggal dan bekerja di Bandar Lampung.

"Kita kasih dispensasi untuk pekerja toko agar vaksinasi di Puskesmas kita. Tapi kalau dia pendatang, ya tidak bisa," terangnya.

3. Stok vaksin Moderna di Puskesmas kosong

Vaksin Moderna  (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Vaksin Moderna (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Seorang warga Kedamaian, Bandar Lampung, Dewi mengatakan, sudah melakukan vaksinasi dosis pertama menggunakan vaksin Moderna. Namun hingga kini belum mendapat vaksin dosis kedua.

"Seharusnya sesuai jadwal awal Oktober lalu, tapi sudah ke Puskesmas masih kosong jadi ditunda. Tolong disediakan lagi supaya bisa tuntas vaksinasinya, karena gak cuma saya yang nunggu," terangnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Silviana
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Silviana
EditorSilviana

Latest News Lampung

See More

Harga Emas Perhiasan dan Antam Lampung 28 Mei 2026, Waktunya Beli?

28 Mei 2026, 10:02 WIBNews