Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Terlibat Duel, Tangan Pemuda Bandar Lampung Nyaris Putus Disabet Golok

Terlibat Duel, Tangan Pemuda Bandar Lampung Nyaris Putus Disabet Golok
Korban Fendi, saat menjalani perawatan di RSUD Abdul Moeloek. (IDN Times/Istimewa).
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Seorang pemuda di Kota Bandar Lampung menjadi korban pembacokan orang tak dikenal di pelataran parkir salah satu ruko terletak di Jalan Pangeran Dipenogoro, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara.

Korban Fendi mengalami luka bacok serius mengakibatkan tangan kiri nyaris putus. Ia sempat dilarikan ke RSUD Abdul Moeloek, untuk mendapatkan perawatan intensif petugas medis.

"Benar, kejadiannya Kamis (7 September 2023 ) dini hari. Pascakejadian langsung dibawa ke (RSUD) Abdul Moeloek," ujar Kapolsek Telukbetung Utara, Kompol Yofie Kurniawan, Sabtu (9/9/2023).

1. Dipicu senggolan berujung cekcok

Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)

Dikatakan Yofie, peristiwa telah dilaporkan ke kepolisian setempat diduga dipicu salah paham akibat senggolan hingga berujung cekcok antara pelaku dan korban di tempat kejadian perkara.

"Keterangan saksi-saksi, korban bersenggolan dengan pelaku tengah melintas di jalan setempat bersama rombongannya. Mereka (pelaku dan korban) sama-sama berteriak saling tegur sampai cekcok," imbuhnya.

Alhasil, korban sempat mengeluarkan sebilah pisau kecil, hal serupa juga dilakukan pelaku turut membawa senjata tajam (Sajam). "Pelaku mengeluarkan golok dari dalam bajunya, akhirnya ribut dan korban terkena sabetan golok pelaku," sambung Yofie.

2. Pelaku melarikan diri

Ilustrasi DPO. DN Times/M Shakti
Ilustrasi DPO. DN Times/M Shakti

Akibat duel tersebut, korban Fendi mengalami luka sabetan parah pada bagian pergelangan tangan kiri. Kemudian pelaku bersama rombongannya langsung tancap gas melarikan diri, sedangkan korban dibantu warga dibawa ke RSUD Abdul Moeloek.

"Dari penyelidikan kami, pelaku bukan kategorikan geng motor, sebab mereka ini senggolan di jalan hingga berujung keributan," pungkasnya.

3. Pastikan tidak ada aksi pengeroyokan, korban dan pelaku terlibat duel

Ilustrasi Pembacokan (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pembacokan (IDN Times/Mardya Shakti)

Lebih lanjut Yofie mengungkapkan, insiden keributan antara pelaku dan korban merupakan aksi duel alias satu lawan satu, serta tidak terjadi pengeroyokan. Itu meski saat kejadian, pelaku tengah melintas bersama rombongannya.

"Keributan hanya antara mereka berdua, lawan melukai korban yakni, pelaku terlibat perselisihan sejak awal, rekan-rekannya yang lain hanya melihat," ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan kepolisian telah dilayangkan pihak korban, polisi kini masih memburu pelaku pembacokan dan telah memintai keterangan saksi-saksi. "Iya, untuk pelaku masih dalam pengejaran petugas," tandas kapolsek.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More

Penjualan Hewan Kurban Lampung Diklaim Naik, Domba Tembus 121 Persen

30 Mei 2026, 13:01 WIBNews