Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Target Pendapatan Daerah Lampung APBD-P 2024 Rp8,56 Triliun

Target Pendapatan Daerah Lampung APBD-P 2024 Rp8,56 Triliun
Illustrasi buat anggaran (pexels.com/Karolina Kaboompics)
Intinya Sih
  • Pendapatan daerah Lampung Tahun 2024 disepakati Rp8,56 triliun
  • Belanja daerah bertambah Rp353,079 miliar menjadi Rp8,686 triliun
  • Komitmen untuk fokus pada program prioritas daerah dalam upaya meningkatkan kinerja pendapatan daerah
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Target pendapatan daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024 telah disepakati sebesar Rp8,56 triliun. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dalam rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daeran (DPRD) Provinsi Lampung.

Ia menjelaskan, belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2024 telah disepakati sebesar Rp8,686 triliun dari yang sebelumnya Rp8,333 triliun atau bertambah sebesar Rp353,079 miliar.

1. Pembagian kesepakatan jumlah APBD Lampung 2024

ilustrasi penyusunan anggaran (pexels.com/Karolina Kaboompics)
ilustrasi penyusunan anggaran (pexels.com/Karolina Kaboompics)

Fahrizal menjelaskan, kesepakatan jumlah APBD tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp5,15 triliun dan Pendapatan Transfer sebesar Rp3,39 triliun serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp13,78 miliar.

"Selanjutnya kami menyadari masih diperlukan kerja keras, kerja cerdas dan inovasi serta terobosan- terobosan dalam upaya meningkatkan kinerja pendapatan daerah Provinsi Lampung," ujarnya, Selasa (20/8/2024).

2. Kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD

ilustrasi rapat di kantor (pexels.com/fauxels)
ilustrasi rapat di kantor (pexels.com/fauxels)

Fahrizal mengatakan, penyusunan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2024 secara substansi disusun dengan mempedomani kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD tentang perubahan kebijakan umum anggaran dan perubahan prioritas plafon anggaran sementara yang telah disepakati pada Tanggal 14 Agustus 2024.

"Kesepakatan tersebut dicapai melalui kajian dan pembahasan antara tim anggaran pemerintah daerah beserta jajaran perangkat daerah dengan badan anggaran beserta fraksi-fraksi DPRD, agar program dan kegiatan yang akan dijalankan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan pembangunan daerah Provinsi Lampung," terangnya. 

3. Fokus pada program prioritas daerah atau money follow program

ilustrasi mencatat anggaran keuangan (pexels.com/Karolina Kaboompics)
ilustrasi mencatat anggaran keuangan (pexels.com/Karolina Kaboompics)

Menurutnya, dari segi kebijakan anggaran belanja daerah, akan berfokus kepada program mengalokasikan anggaran pada program prioritas daerah atau money follow program.

"Sehingga ini dapat menjadi alat untuk mendukung akselerasi perekonomian daerah termasuk pemantapan terhadap pemulihan ekonomi, sekaligus mendorong pencapaian sasaran prioritas pembangunan daerah yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional," ujarnya.

Fahrizal menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya menggali potensi dalam upaya meningkatkan capaian pendapatan daerah Provinsi Lampung. "Dan terus melakukan kerja keras, kerja cerdas, serta memperkuat inovasi, sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan optimal," katanya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Silviana
Martin Tobing
Silviana
EditorSilviana

Latest News Lampung

See More