Comscore Tracker

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia Muda

Sampaikan pandangan seputar millenials Lampung

Bandar Lampung, IDN Times - Setiap 21 April, Indonesia memeringati Hari Kartini. Ia adalah simbol kesetaraan bagi kaum perempuan di berbagai daerah. Begitu juga di Lampung.

Perempuan inspiratif punya segudang prestasi di berbagai bidang cukup banyak, namun tak sedikit yang bermanfaat bagi orang banyak. Kekinian, sosok Kartini menginspirasi kaum millennial, satu di antaranya Lesty Putri Utami.

Perempuan kelahiran Tanjung Karang10 November 1989 ini merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024. Ia terpilih sebagai anggota dewan saat usianya 29, Lesty tahun.

Saat 2019 pertama kalinya mengikuti pemilihan umum legislatif DPRD Provinsi Lampung, ia berhasil memperoleh 17.455 suara. Torehan suara itu menasbihkan dirinya, sebagai pemegang suara terbanyak kedua dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Dapil II Kabupaten Lampung Selatan.

Putri sulung Mantan Bupati Lampung Barat dua periode, Mukhlis Basri tersebut, saat ini anggota Komisi V berfokus pada Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Sebagai sosok Kartini milenial Lampung, IDN Times berkesempatan mewawancarai Lesty. Ia mengutarakan banyak hal mulai dari sudut pandang memaknai Hari Kartini, hingga peran kaum millennial di masa sekarang. Berikut rangkumannya

1. RA Kartini simbol kaum perempuan zaman modern

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia MudaSalah satu sosok Kartini milenial Provinsi Lampung (instagram/@lestyputriii)

Lesty mengatakan, perlawanan dan perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini terhadap emansipasi wanita di zaman dahulu, memberikan makna kuat bagi kaum perempuan zaman modern. Hal itu, memberikan dampak besar bagi kaum wanita masa sekarang.

Ia mencontohkan, peran Kartini memberikan kesetaraan banyak hal, membuka lebar banyak kesempatan untuk berkarya, dan mendorong kepercayaan diri perempuan dalam berkarier.

"Ini tentang perjuangan pahlawan. Kesetaraan dimaksud dalam banyak hal seperti politik, hukum, pendidikan, sosial, dan budaya," ujar Lesty, Selasa (20/4/2021).

Indikator tersebut imbuhnya, melambangkan unsur derajat wanita, tidak boleh berada di bawah pria dan tetap memiliki keutuhan serupa. "Namun ingat, wanita tetap tidak boleh melupakan kodratnya," ucap Lesty.

2. Megawati Soekarnoputri merupakan sosok Kartini masa kini bagi Lesty Putri Utami

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia MudaSalah satu sosok Kartini milenial Provinsi Lampung (instagram/@lestyputriii)

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, sosok Kartini masa sekarang adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Terlepas dari status satu-satunya Presiden Republik Indonesia ke-5, ia telah berbuat banyak hal, bagi kaum perempuan di tanah air.

Di matanya, Megawati melakukan perjuangan di berbagai ranah bagi perempuan dan sosok sempurna, hebat, serta pejuang emansipasi wanita.

"Sosoknya bisa kita apresiasi dan contoh, beliau sudah melanjutkan perjuangan emansipasi. Sehingga wanita tetap bisa dihargai kalangan pria dan utuh dipercaya oleh masyarakat," papar Lesty.

Baca Juga: Cerita Ate Komika Lampung Masuk Tiga Besar SUCI IX, Usung Misi Khusus

3. Kiprah kaum millennial sangat dinantikan mendukung kemajuan Provinsi Lampung

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia MudaSalah satu sosok Kartini milenial Provinsi Lampung (instagram/@lestyputriii)

Sebagai wanita millenlial yang kini berkiprah di dunia politik dan menjabat anggota legislatif, Lesty menuturkan, peran milenial sangat dinantikan, guna mendukung kemajuan provinsi berslogan Sai Bumi Ruwa Jurai.

Selain itu, ada banyak cara mengapresiasi peran kaum millelnial, mengingat mereka adalah salah satu aspirasi lapisan masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Ia juga telah merangkul millenlial khususnya Dapil Lampung Selatan, mulai dari komunitas-komunitas hingga rrganisasi Karang Taruna.

"Ada hal-hal tertentu sebenarnya bisa mereka lakukan, tapi mungkin ada keterbatasan seperti administrasi, bantuan, dan lainnya. Sehingga terjun langsung adalah pilihan tepat, untuk membantu mereka yang membutuhkan bantuan," imbuh istri Reza Mahendra tersebut.

Lesty mencontohkan, mengajak kaum millelnial untuk peduli sesama di tengah masa pandemik COVID-19. Caranya, membagikan sembako dan berbagi takjil buka puasa gratis di Ramadan 1442 Hijriah.

"Hal-hal seperti ini yang kita nantikan dan lakukan. Selain itu, ada juga bidang kesehatan, sosial, dan banyak lagi. Itu semua bisa kita lihat dan ciptakan," pungkasnya.

4. Digitalisasi tak ubahnya sembilan bahan pokok di masa kini

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia Mudamerdeka

Ibu tiga anak ini turut menyoroti era digitalisasi yang seakan bak DNA bagi kaum millennial. Bahkan ia menganggap hal ini tak ubahnya seperti sembilan bahan pokok (Sembako), sehingga digitalisasi berkaitan erat dengan milenial.

"Coba pikirkan mulai dari bangun hingga sebelum tidur, kita selalu bersentuhan dengan digitalisasi. Contoh kecilnya, handphone atau smartphone," kata Lesty.

Menurutnya, berselancar internet ataupun bersosial media bukanlah sebuah larangan, kendati harus sesuai porsi dan tak berlebihan. Terlebih saat hendak membagikan informasi tertentu, perlu adanya unsur cek dan ricek, supaya tak menjadi boomerang dikemudian hari.

"Intinya, digitalisasi amat sangat baik dan kita mengikuti peran di mana ekonomi, budaya, sosial, semuanya ada dalam digitalisasi. Kondisi itu, sesuai pemikiran kaum muda sekarang yang semakin hari kian modern, serta tidak terbatas kebutuhan tradisional lama, namun tetap mengibangi sosial dan budaya Indonesia," tukas Lesty.

5. Bertanggungjawab atas segala hal yang dilakukan

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia MudaSalah satu sosok Kartini milenial Provinsi Lampung (instagram/@lestyputriii)

Lesty turut membagikan prinsip dasar hidup, dalam mengembangkan passion bidang tertentu, khususnya dunia politik. Ia meyakini, sejatinya manusia hanya mampu berdoa dan berusaha, selebihnya merupakan kuasa dan kehendak Sang Maha Pencipta.

Kendati lanjutnya, setiap individu harus menjadikan kegemaran tersebut, lebih dari sekadar gemar dan melekat di diri pribadi masing-masing. Caranya, mulailah bekerja dan bertanggungjawab atas segala hal yang dilakukan.

"Intinya, jangan takut untuk berbuat. Lanjutkan hal baik yang bisa dilakukan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat umum," ucapnya.

6. Saatnya kaum millenials hadirkan bukti nyata bisa dampak positif

Lesty Putri, Kartini Millennial Anggota DPRD Lampung Usia MudaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Perempuan 31 tahun itu mengajak millenials bersama-sama bergerak memajukan Provinsi Lampung. Menurutnya, sudah selayaknya kaum muda memberikan bukti nyata dan dedikasi terhadap daerah asal, hingga memberikan dampak positif bagi khalayak umum.

"Jadi jangan takut berbuat, asalkan kita memiliki karya dan inovasi-inovasi, mari sama-sama berjuang untuk memajukan provinsi ini," tutur Lesty.

Ia juga menyampaikan, berdampak positif bagi daerah tak melulu melalui bidang politik, namun banyak cara lain seperti sektor perdagangan, pertanian, perindustrian, dan lain-lain. Apalagi millennial merupakan kaum digadang-gadang pemerintah pusat dan daerah, agar mampu memberikan kelanjutan pembangunan dikemudian hari. "Ini adalah kemajuan bagi anak muda," tandas Lesty.

Baca Juga: Cerita Endang, Personel Brimob Lampung Bikin Es Cendol Durian Lezat

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya