Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

September 2024, Ada 33 Kasus Kebakaran di Bandar Lampung

September 2024, Ada 33 Kasus Kebakaran di Bandar Lampung
ilustrasi kebakaran hutan (wikimedia.org/USDA Forest Service)
Intinya Sih
  • Dinas Damkar Bandar Lampung mencatat 33 kasus kebakaran selama September 2024.
  • Kebakaran lahan menjadi yang paling sering terjadi dengan total 22 kasus, disusul oleh bangunan penduduk sebanyak 7 kasus.
  • Total kerugian mencapai Rp304 juta dari 33 kasus kebakaran yang terjadi, dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada selama musim kemarau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung mencatat, selama September 2024 ada 33 kasus kebakaran ditangani.

Kabid Pemadaman Dinas Damkar Bandar Lampung, Irman Saputra mengatakan kebakaran terjadi diakibatkan musim kemarau yang berkepanjangan. "Bandar Lampung sempat dilanda panas yang cukup menyengat selama bulan September, itu yang menyebabkan kebakaran," katanya, Senin (30/9/2024).

1. Kebakaran lahan terbanyak

Kebakaran (unsplash.com/Anna Popović)
Kebakaran (unsplash.com/Anna Popović)

Irman menyampaikan, selama September 2024, kebakaran lahan paling sering terjadi. Totalnya, sebanyak 22 kasus.

"Hingga kemarin 29 September 2024 setelah bangunan penduduk, masih ada kebakaran lahan dengan 22 kasus, semuanya berasal dari sampah. Sementara yang lain ada dari kendaraan satu kasus, bangunan penduduk 7 kasus dan lain-lain tiga kasus," jelas Irman.

Ia menyampaikan, September ini pernah ada kejadian tiga kebakaran sehari, yakni di Jalan Cik Ditiro Kemiling, Jalan Kota Sepang Way Halim, dan di Kali Akar.

2. Kerugian capai ratusan juta

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bandar Lampung, Irman Saputra. (IDN Times/Muhaimin)
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bandar Lampung, Irman Saputra. (IDN Times/Muhaimin)

Irman mengungkapkan, selama bulan ini total kerugian diakibatkan kebakaran yang terjadi mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian yang diakibatkan kebakaran selama bulan September total ada 304 juta dari 33 kasus yang terjadi ini," ujarnya.

Ia menyatakan, terus berupaya untuk merespons cepat setiap laporan kebakaran guna meminimalisir kerugian dan korban yang ditimbulkan.

3. Imbauan

Api neraka/pixabay
Api neraka/pixabay

Irman juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas yang melibatkan api. Mengingat risiko kebakaran yang semakin tinggi selama musim kemarau.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan api. Musim kemarau ini sangat rawan kebakaran, jadi tetap waspada dan jangan sembrono,” tegasnya.

Ia berharap, warga turut berperan serta menjaga keamanan lingkungan. Khususnya dalam penggunaan api di sekitar tempat tinggal.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Muhaimin Abdullah
Martin Tobing
Muhaimin Abdullah
EditorMuhaimin Abdullah

Latest News Lampung

See More