Lampung Selatan, IDN Times - Sayuran seperti kangkung, bayam, dan sawi menjadi salah satu donasi yang diterima Panti Asuhan Sosial Anak Darul Amanah, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Namun, sayuran tersebut tidak selalu habis dikonsumsi karena sebagian anak lebih menyukai mi instan.
Sehingga, ada sayuran yang layu sebelum sempat dimanfaatkan. Persoalan itu kemudian menjadi alasan tim dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Institut Teknologi Sumatera (Itera), menggelar pelatihan. Melalui program bertajuk “Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Darul Amanah melalui Inovasi Mi Bergizi Berbasis Sayuran”.
Anak-anak dan pengurus panti diajak mengolah sayuran menjadi mi basah bergizi.
