Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ribuan Truk Serbu Pelabuhan Bakauheni, Jalinsum-Jalan Tol Macet Parah

Ribuan Truk Serbu Pelabuhan Bakauheni, Jalinsum-Jalan Tol Macet Parah
Penampakan kemacetan panjang menuju Pelabuhan Bakauheni, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Ribuan truk angkutan barang memadati Pelabuhan Bakauheni usai arus balik Lebaran, menyebabkan kemacetan hingga 7 kilometer di Jalinsum dan 3 kilometer di Tol Trans Sumatra.
  • Banyak sopir menolak dialihkan ke pelabuhan swasta karena trauma pengalaman sebelumnya, memilih tetap antre di Bakauheni meski harus menunggu lama.
  • Para sopir dan pengusaha truk mengeluhkan kebijakan pembatasan operasional selama Lebaran yang dianggap merugikan dan menghambat distribusi barang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lampung Selatan, IDN Times - Kemacetan panjang kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Senin (30/3/2026). Ribuan truk angkutan barang sebelumnya tertahan selama tiga hari, serentak bergerak menuju pelabuhan usai puncak arus balik lebaran berakhir.

Berdasarkan informasi diterima IDN Times, lonjakan kendaraan berat ini membuat arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) dan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) macet parah. Kemacetan bahkan mencapai lebih dari 7 kilometer di Jalinsum dan sekitar 3 kilometer di ruas tol.

1. Ribuan truk serbu pelabuhan sejak tengah malam

IMG_20260330_151452.jpg
Penampakan kemacetan panjang menuju Pelabuhan Bakauheni, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Istimewa).

Pergerakan ribuan truk dilaporkan mulai terjadi sejak pukul 00.00 WIB. Para sopir kelelahan setelah menunggu berhari-hari di ruas Jalinsum dan pelabuhan alternatif akibat kebijakan pembatasan langsung memadati akses menuju Bakauheni.

Alhasil, kondisi ini membuat kemacetan tak terhindarkan. Di sisi lain, truk yang melintas di jalur lintas timur terpaksa diarahkan masuk ke kantong parkir untuk mengurai kepadatan.

Namun, situasi di lapangan tetap semrawut. Aparat kepolisian bahkan kewalahan mengatur arus kendaraan karena sebagian sopir menolak diarahkan ke pelabuhan alternatif.

2. Sopir trauma dialihkan ke pelabuhan swasta

IMG_20260330_151413.jpg
Penampakan kemacetan panjang menuju Pelabuhan Bakauheni, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Istimewa).

Iwan, salah satu pengemudi kendaraan truk menyebutkan, sejumlah sopir mengaku trauma jika harus dialihkan ke pelabuhan swasta. Mereka memilih tetap bertahan menuju Pelabuhan Bakauheni meski harus terjebak antrean panjang.

Sehingga menjelang siang, sebagian truk akhirnya mulai bisa masuk ke kantong parkir di area dermaga. Meski begitu, antrean panjang masih terlihat di sejumlah titik.

"Lebih baik kami masuk antrean Pelabuhan Bakauheni karena positif dilayani, dibanding ke pelabuhan alternatif sudah berhari-hari tidak ada kepastian," katanya.

3. Sopir keluhkan kebijakan pembatasan kendaraan

IMG_20260330_151438.jpg
Penampakan kemacetan panjang menuju Pelabuhan Bakauheni, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Istimewa).

Sopir truk asal Palembang, Yayan menambahkan, para sopir hingga pengusaha angkutan barang menilai kebijakan pembatasan operasional truk selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 cukup merugikan.

Menurutnya, aturan sebagaimana tertuang dalam Surat Kebijakan Bersama (SKB) 3 Menteri (Kemenhub, Korlantas Polri, Kemen PU) 2026 soal pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas selama periode lebaran tahun ini dinilai tidak fleksibel dan berdampak besar terhadap distribusi barang.

"Banyak kerugiannya, karena terlalu lama tertahan di perjalanan. Kerugian kami sangat besar,” imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More