Punya Gangguan Jiwa, Anak di Pringsewu Bacok Ibu Kandung Nyaris Tewas

- Seorang ibu rumah tangga hampir tewas diserang oleh anak kandungnya menggunakan golok di Kabupaten Pringsewu.
- Korban menderita luka parah dan berhasil diselamatkan oleh menantunya, sementara pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
- Pelaku sempat berusaha bunuh diri setelah menganiaya ibu kandungnya, serta mencoba membakar rumah orang tuanya.
Pringsewu, IDN Times - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pringsewu nyaris tewas ditangan anak kandungnya. Korban menderita luka-luka serius akibat serangan brutal pelaku menggunakan senjata tajam jenis golok.
Korban Sumarni (64), warga Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih mengalami serang berutal dari anak kandungnya, Winarno (38).
"Iya, telah terjadi penganiayaan anak terhadap ibu kandungnya di Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih," ujar Kapolsek Sukoharjo, Iptu Riyadi dikonfirmasi, Jumat (7/6/2024).
1. Pelaku punya riwayat gangguan jiwa dan sempat dipasung

Akibat serangan tersebut, Riyadi melanjutkan, korban Sumarni menderita luka parah di sekujur tubuhnya. Beruntung, sang menantu mengetahui kejadian tersebut dan berhasil menyelamatkan serta segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku Winarno, diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sempat dilakukan pemasungan selama tiga tahun.
"Setelah aksinya menganiaya korban diketahui, Winarno mencoba bunuh diri dengan melukai dirinya sendiri menggunakan senjata tajam, namun upaya tersebut tidak berhasil," ungkap Kapolsek.
2. Korban alami luka bacok dan sayat

Dalam peristiwa terjadi di rumah korban Rabu (5/6/2024) sekitar pukul 17.30 WIB ini, Riyadi mengungkapkan, korban Sumarni mengalami luka-luka bacok dan sayat pada enam bagian tubuhnya, luka terparah di bagian belakang kepala dan leher.
Saat ini, korban sempat dilarikan ke Puskesmas tengah menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Az-Zahra Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.
“Pelaku Winarno mengalami luka robek di bagian kepala, leher, dan dagu akibat upaya bunuh diri, kini dirawat di Puskesmas Sukoharjo dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian,” ucapnya.
3. Pelaku sempat ingin bakar rumah

Riyadi menambahkan, pelaku Winarno sempat berusaha membakar rumah orang tuanya dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung pada 2005.
Sedangkan barang bukti dalam kasus ini berupa golok dan pisau digunakan pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, sebagai alat bukti penganiayaan dan upaya bunuh diri.
"Kami masih menyelidiki penyebab Winarno sampai nekat menganiaya ibu kandungnya, kami juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku," tandas Kapolsek.


















