Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pria di Mesuji Tewas Diamuk Massa, Tertangkap Curi Getah Karet
Polisi mengevakuasi jenazah S, pelaku pencurian getah karet tewas diamuk massa di Kabupaten Mesuji. (Dok. Polres Mesuji).
  • Pria berinisial S (45) meninggal setelah diamuk sekitar 40 warga di perkebunan Mesuji, usai diduga tertangkap mencuri getah karet pada Rabu malam.

  • Satu terduga pelaku lain melarikan diri, sementara S dipukul dengan tangan kosong dan kayu ketika warga marah karena pencurian getah karet disebut kerap terjadi.

  • Polisi mengevakuasi jenazah, mengamankan TKP dan barang bukti, serta menyelidiki kekerasan tersebut sambil mengimbau warga menyerahkan terduga pelaku kepada pihak berwenang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mesuji, IDN Times - Seorang pria berinisial S (45), warga Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji meninggal dunia setelah diamuk massa saat diduga mencuri getah karet di perkebunan warga.

Kasatreskrim Polres Mesuji, Iptu Adi Setiawan mengamini adanya kejadian tersebut. Peristiwa nahas dialami korban S terjadi, Rabu (21/10/2026) bermula sekitar pukul 23.00 WIB.

"Ya, diawali saksi KN melihat dua orang laki-laki sedang melakukan pencurian getah karet. Saksi SR kemudian memanggil warga yang berjaga untuk bersama-sama mengamankan para pelaku," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).

1. Warga geram kerap terjadi pencurian getah karet

ilustrasi pengambilan getah karet (ditjenbun.pertanian.go.id)

Merespons kejadian tersebut, Adi melanjutkan, sebanyak 40 warga mendatangi lokasi untuk menangkap kedua orang tersebut. Namun saat hendak diamankan, salah satu pelaku berhasil melarikan diri dan pelaku berinisial S berhasil ditangkap warga. Situasi memanas hingga massa melakukan aksi main hakim sendiri terhadap S, warga Desa Sido Mulyo.

"Situasi memanas dan tidak terkendali, karena warga geram sebab pencurian getah karet disebut kerap terjadi," ungkapnya.

2. Evakuasi jenazah dan amankan barang bukti

Polisi mengevakuasi jenazah S, pelaku pencurian getah karet tewas diamuk massa di Kabupaten Mesuji. (Dok. Polres Mesuji).

Pada pukul 00.00 WIB, warga menghubungi anggota Polsubsektor Mesuji Pusat. Petugas tiba di lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 00.20 WIB

Tim Inafis Polres Mesuji bersama anggota Polsubsektor Mesuji Pusat kemudian melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti.

"Jenazah S dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ragab Begawe Caram sekitar pukul 01.30 WIB, untuk menjalani pemeriksaan medis," ucapnya.

3. Polisi imbau warga tidak main hakim sendiri

(Ilustrasi pengeroyokan) IDN Times/Sukma Shakti

Adi menambahkan, personel Polres Mesuji masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara lengkap peristiwa tersebut, termasuk aksi kekerasan yang menyebabkan S meninggal dunia.

Ia pun mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menemukan dugaan tindak pidana. "Apabila menemukan pelaku kejahatan, segera amankan dan serahkan kepada pihak kepolisian atau hubungi Call Center Polri 110. Tindakan main hakim sendiri merupakan perbuatan melawan hukum dan dapat dikenai sanksi pidana," tegas Kasatreskrim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article