Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Osteoartritis Panggul dan Solusi Modern Penggantian Sendi

IMG-20251129-WA0019.jpg
Osteoartritis panggul menjadi salah satu gangguan sendi paling sering dijumpai dan paling menyakitkan. (Dok. SGH).
Intinya sih...
  • Faktor risiko osteoartritis panggul
  • Dampak signifikan terhadap kualitas hidup
  • Operasi penggantian sendi panggul sebagai solusi terbaik
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Osteoartritis panggul menjadi salah satu gangguan sendi paling sering dijumpai dan paling menyakitkan, terutama pada kelompok lansia atau individu dengan riwayat cedera. Kondisi ini dikenal sebagai hip osteoarthritis (HOA), suatu penyakit degeneratif yang memburuk seiring waktu.

Beban besar yang ditanggung sendi panggul setiap hari saat berdiri, berjalan, maupun beraktivitas menyebabkan rentan mengalami keausan. Saat lapisan tulang rawan mulai menipis, gesekan antartulang menimbulkan rasa nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak.

1. Berbagai faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis panggul

IMG-20251129-WA0015.jpg
Osteoartritis panggul menjadi salah satu gangguan sendi paling sering dijumpai dan paling menyakitkan. (Dok. SGH).

Dr. Pang Hee Nee, Senior Consultant di Department of Orthopaedic Surgery, Singapore General Hospital (SGH) menjelaskan, berbagai faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis panggul. Penuaan adalah penyebab utama, karena seiring bertambahnya usia, sendi mengalami keausan alami.

Riwayat cedera panggul, seperti patah tulang atau dislokasi, juga dapat mengubah struktur sendi dan mempercepat kerusakannya. Selain itu, beberapa orang memiliki displasia panggul sejak lahir, yaitu kelainan posisi sendi yang baru menimbulkan gejala di usia dewasa.

Selain itu, kondisi avascular necrosis (AVN)—gangguan aliran darah ke kepala tulang paha—dapat merusak permukaan sendi dan menyebabkan kerusakan lebih cepat.

“Aktivitas berat atau pekerjaan dengan gerakan berulang turut memberi tekanan besar pada panggul, mempercepat proses degeneratif,” papar subspesialis bedah panggul dan lutut yang menyelesaikan fellowship klinis di London, Ontario, Kanada ini.

2. Dampak osteoartritis panggul terhadap kualitas hidup sangat signifikan

ilustrasi osteoartritis (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)
ilustrasi osteoartritis (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)

Dampak osteoartritis panggul terhadap kualitas hidup sangat signifikan. Banyak pasien mengeluhkan nyeri pada pangkal paha, bokong, atau paha yang semakin intens ketika berjalan atau menahan beban.

Tubuh secara otomatis mengompensasi rasa sakit ini, sehingga cara berjalan menjadi pincang. Kekakuan sendi membuat aktivitas sederhana terasa sulit, mulai dari bangun dari kursi rendah, naik turun kendaraan, melangkahi objek kecil, hingga memakai kaus kaki.

Pada stadium lanjut, nyeri malam hari dapat mengganggu tidur, dan kemampuan bergerak bisa menurun drastis hingga membutuhkan kursi roda.

3. Operasi penggantian sendi panggul

IMG-20251129-WA0019.jpg
Osteoartritis panggul menjadi salah satu gangguan sendi paling sering dijumpai dan paling menyakitkan. (Dok. SGH).

Ketika osteoartritis panggul memasuki fase berat dan perawatan konservatif tidak lagi efektif, operasi penggantian sendi panggul menjadi salah satu solusi terbaik. Biasanya, dokter merekomendasikan prosedur ini jika nyeri berlangsung terus-menerus meskipun pasien telah mencoba obat pereda nyeri, fisioterapi, atau perubahan gaya hidup.

Pemeriksaan X-ray atau MRI yang menunjukkan kerusakan sendi parah juga menjadi pertimbangan penting. Ketika aktivitas sehari-hari seperti berjalan, naik tangga, atau bahkan duduk mulai sangat terganggu, saat itulah pasien perlu mempertimbangkan prosedur penggantian sendi untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dibandingkan dengan terapi konservatif jangka panjang, operasi penggantian panggul memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi pasien dengan osteoartritis stadium lanjut. Prosedur ini dapat mengurangi nyeri dalam jangka panjang, meningkatkan fungsi dan mobilitas sendi, serta memungkinkan pemulihan yang lebih cepat terutama ketika menggunakan teknik bedah minimal invasif.

Operasi ini menjadi solusi yang lebih pasti ketika obat-obatan atau fisioterapi tidak lagi memberikan hasil yang berarti. Salah satu teknik modern yang kini menjadi pilihan utama adalah direct anterior approach (DAA), metode minimal invasif yang semakin populer karena hasilnya yang lebih baik.

DAA menggunakan sayatan di bagian depan panggul, sehingga ahli bedah dapat mengakses sendi melalui celah antarotot tanpa memotong otot tersebut. Teknik ini mengurangi cedera jaringan, membuat rasa nyeri setelah operasi lebih ringan, serta mempercepat pemulihan dan mobilitas.

Dengan panduan imaging dan instrumen khusus, ahli bedah dapat bekerja dengan presisi lebih tinggi, meminimalkan risiko ketidakstabilan sendi dan mempercepat waktu rawat inap.

4. Pendekatan SGH prioritaskan kenyamanan pasien

ilustrasi konsultasi dokter (freepik.com/jcomp)
ilustrasi konsultasi dokter (freepik.com/jcomp)

Di SGH, keberhasilan operasi penggantian panggul didukung oleh teknologi bedah paling mutakhir di Asia. Rumah sakit ini menggunakan panduan imaging canggih untuk memastikan penempatan implan yang akurat.

Teknologi robotik, kecerdasan buatan (AI), dan pencetakan 3D membantu ahli bedah merencanakan prosedur secara presisi, terutama dalam kasus kompleks. “Model 3D printing memungkinkan simulasi operasi sebelum tindakan dilakukan, mengurangi risiko dan meningkatkan akurasi,” urai Dr. Pang yang menguasai berbagai pendekatan pembedahan panggul, termasuk direct anterior approach untuk total hip replacement.

Tahapan pemulihan pasien setelah operasi di SGH juga dirancang secara komprehensif. Banyak pasien dapat berjalan sehari setelah operasi berkat teknik anterior approach yang menjaga otot dan mengurangi nyeri.

Pada umumnya, penggunaan alat bantu jalan dapat dikurangi setelah dua minggu, pasien dapat kembali menyetir setelah empat minggu, dan pemulihan penuh dapat dicapai dalam waktu sekitar dua bulan. “Waktu rawat inap pun lebih singkat, bahkan beberapa pasien dapat dipulangkan di hari yang sama,” ucap Dr. Pang yang memiliki minat besar dalam penelitian dengan lebih dari 20 publikasi di bidang ortopedi.

SGH menerapkan pendekatan patient-centered care yang memprioritaskan kenyamanan dan kebutuhan individu setiap pasien. Pendekatan ini melibatkan tim multidisiplin—ahli bedah, perawat, fisioterapis, terapis okupasi, dan spesialis imaging—yang bekerja sama sejak tahap diagnosis hingga pemulihan.

5. Ada kelas kelas edukasi diadakan bersama keluarga atau pendamping

ilustrasi konsultasi dokter (freepik.com/freepik)
ilustrasi konsultasi dokter (freepik.com/freepik)

Untuk meningkatkan pemahaman pasien, SGH menghadirkan Joint Replacement Class, kelas edukasi yang diadakan bersama keluarga atau pendamping. Di kelas ini, pasien memperoleh informasi penting mengenai persiapan praoperasi, manajemen nyeri, perawatan luka, nutrisi, hingga latihan pemulihan.

Kelas ini dipandu oleh Advanced Practice Nurse (APN) spesialis ortopedi, fisioterapis, dan terapis okupasi. Teknik bedah minimal invasif seperti direct anterior approach juga berperan penting dalam mengurangi risiko komplikasi.

Sayatan kecil dan minimnya gangguan otot menyebabkan perdarahan lebih sedikit, sehingga risiko pembentukan bekuan darah atau komplikasi lain menjadi lebih rendah. Pasien dapat bergerak lebih cepat dan merasakan nyeri lebih ringan, memberikan pengalaman pemulihan yang lebih nyaman serta tingkat kepuasan yang lebih tinggi.

Dengan keahlian subspesialis seperti Dr. Pang Hee Nee, dukungan teknologi canggih, dan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien, SGH menawarkan solusi komprehensif bagi mereka yang mengalami osteoartritis panggul berat. Kombinasi ini tidak hanya memberikan hasil klinis yang optimal, tetapi juga memungkinkan pasien kembali menjalani hidup aktif dan produktif dengan lebih cepat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Pria Paruh Baya di Tubaba Tega Perkosa Wanita Penyandang Disabilitas

29 Nov 2025, 17:30 WIBNews