Lampung Selatan, IDN Times - Musim kemarau dipengaruhi fenomena El Nino mulai dirasakan para petani di Kabupaten Lampung Selatan. Keterbatasan air untuk irigasi hingga melemahnya daya listrik menjadi tantangan utama dihadapi petani, untuk menyelamatkan tanaman padi memasuki fase generatif.
Ketua Gapoktan Makmur Sejati, Joko Umboro mengatakan, tanaman padi di Desa Sidomakmur, Kecamatan Way Panji saat ini telah berusia sekitar 60 hari atau mulai memasuki fase bunting. Pada fase tersebut, kebutuhan air menjadi sangat krusial.
"Yang paling dibutuhkan sekarang itu air. Rata-rata petani sudah punya sumur bor kecil ataupun sibel, tapi karena cuaca seperti ini ada yang airnya tinggal sedikit, bahkan ada yang sudah tidak keluar sama sekali," ujarnya dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (1/8/2026).
