Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penanganan api karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur tepatnya di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Way Bungur. (Dok. Balai TNWK).
  • Karhutla melanda kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas di RPTN Toto Projo, Way Bungur, setelah laporan asap besar diterima petugas pada 4 November 2026.

  • Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 130,63 hektare, namun Balai TNWK masih memantau untuk memastikan angka final. Sekitar 90 personel dan berbagai kendaraan dikerahkan.

  • Api berhasil dipadamkan pada 6 November 2026 pukul 00.46 WIB, meski pemadaman terkendala sumber air berjarak lima kilometer dan akses sulit akibat vegetasi semak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Timur, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan ratusan lahan kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Way Bungur.

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 14.42 WIB. Saat itu, petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai kepulan asap cukup besar di sekitar Grid 23I kawasan TNWK.

"Kebakaran terjadi di kawasan hutan konservasi dengan vegetasi didominasi alang-alang dan semak belukar. Petugas gabungan kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," ujarnya, Jumat (6/11/2026).

1. Diperkirakan wilayah terdampar hingga 130 hektare

Penanganan api karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur tepatnya di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Way Bungur. (Dok. Balai TNWK).

Berdasarkan informasi diterima IDN Times, luas kawasan terbakar di wilayah terdampak diduga hingga 130,63 hektare. Namun, pihak Balai TNWK mengaku masih melakukan pemantauan untuk memastikan luasan lahan terdampak kebakaran.

"Untuk luas area yang terbakar tim masih melakukan pemantauan lebih lanjut, untuk memastikan kondisi kawasan setelah pemadaman," ucap Zaidi.

Sekitar 90 personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas menggunakan sejumlah kendaraan dan peralatan untuk menjangkau titik-titik api. "Ada empat mobil pemadam slip on, 20 unit sepeda motor, dan dua mobil tangki dikerahkan untuk menjangkau sejumlah titik kebakaran," lanjut dia.

2. Pemadaman sempat terkendala jarak sumber air

Penanganan api karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur tepatnya di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Way Bungur. (Dok. Balai TNWK).

Selama satu hari, petugas gabungan berhasil mengendalikan kebakaran. Api dinyatakan padam pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 00.46 WIB.

Meski api berhasil dipadamkan, petugas masih memantau untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara. "Alhamdulillah padam, proses pemadaman di lapangan sempat menghadapi kendala, salah satunya jarak sumber air cukup jauh dari lokasi kebakaran, karena yang terdekat kemarin berjarak sekitar lima kilometer dari titik api," ucapnya.

3. Masih lakukan pemantauan

Penanganan api karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur tepatnya di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Way Bungur. (Dok. Balai TNWK).

Zaidi menambahkan, kondisi vegetasi kebakaran didominasi semak belukar, termasuk anakan pohon muda membuat kendaraan pemadam sulit menjangkau sejumlah titik kebakaran.

"Balai TNWK masih melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan pascakebakaran, termasuk untuk memastikan luasan area yang terdampak," imbuh Kabalai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article