Pernah merasa pikiran tidak berhenti bekerja, bahkan ketika tubuh sebenarnya sudah ingin beristirahat? Hal-hal kecil yang belum tentu terjadi bisa terus dipikirkan. Percakapan sederhana dengan orang lain diulang-ulang dalam kepala, sementara keputusan yang seharusnya mudah justru terasa begitu sulit diambil.
Kondisi ini sering disebut overthinking atau berpikir berlebihan. Sesekali memikirkan sesuatu secara mendalam sebenarnya merupakan hal yang wajar. Namun, ketika kebiasaan tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, hingga kualitas tidur, ada baiknya seseorang mulai memperhatikan kondisi mentalnya.
Overthinking bukan diagnosis gangguan kesehatan mental. Akan tetapi, pola pikir yang terus berulang dan sulit dikendalikan terkadang berkaitan dengan kecemasan atau masalah psikologis lainnya.
Kapan overthinking perlu mendapatkan bantuan profesional? Berikut lima tanda perlu diperhatikan.