Kegiatan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut. (IDN Times/Indah Permata Sari)
Sri juga mengimbau agar perempuan Indonesia khususnya di Kota Bandar Lampung untuk terus mau belajar dan berani berkarya. “Itu tadi sebenarnya kembali lagi ke individunya, sekarang kesempatan itu sudah ada," ujarnya.
"Tinggal perempuannya itu mau atau tidak belajar, tapi kalau dari gaji dan peraturan, kita sudah sama gaji dan peraturan sudah disesuaikan untuk perempuan, karena perempuan kan memiliki sisi berbeda dari laki-laki,” paparnya.
Sri menjelaskan, di lingkungan pemerintahan kota khususnya dinas PPPA juga sudah menerapkan hak-hak perempuan seperti cuti dan hak lainnya.
“Tapi memang soal cuti haid itu kita tidak khusus, artinya tidak setiap bulan diberikan kepada pegawai perempuan. Ada pegawai kami yang kalau dismenore (nyeri haid) kesakitan bahkan pernah sampai pingsan, kalau sudah mengganggu pekerjaan seperti itu pasti kami izinkan,” ungkapnya.