Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

ITERA Tak Naikkan UKT, Golongan Tertinggi Tak Lebih 10 Persen

ITERA Tak Naikkan UKT, Golongan Tertinggi Tak Lebih 10 Persen
Konferensi Pers Rektor ITERA terkait UKT mahasiswa (IDN Times/Istimewa)
Intinya Sih
  • ITERA tidak menaikkan UKT, tetapi mengoptimalisasi pembiayaan kuliah dengan besaran UKT yang tepat dan berkeadilan sesuai kemampuan mahasiswa.
  • UKT di ITERA dibagi dalam 12 golongan, rata-rata besaran UKT mahasiswa Itera di kisaran Rp4 juta sampai Rp5 juta, dengan golongan terendah Rp500 ribu dan tertinggi Rp9,5 juta per semester.
  • ITERA akan tetap mengakomodasi calon mahasiswa dari kalangan kurang mampu melalui skema beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga memberikan jalur koreksi UKT bagi calon mahasiswa yang merasa keberatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menjadi salah satu kampus tidak menaikkan uang kuliah tunggal (UKT). Rektor ITERA Prof I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan, kebijakan penetapan UKT di ITERA dilakukan sebagai skema pembiayaan kuliah berkeadilan, sesuai kemampuan orang tua atau wali mahasiswa, dan mengakomodir mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap bisa kuliah.

“ITERA tidak melakukan kebijakan kenaikan UKT, akan tetapi kami berstrategi untuk mengoptimalisasikan pembiayaan kuliah dengan memberikan besaran UKT yang tepat, dan berkeadilan, sesuai kemampuan mahasiswa,” ujar rektor, Rabu (29/5/2024).

1. Besaran UKT mahasiswa ITERA

Ilustrasi uang rupiah (pexels.com/Ahsanjaya)
Ilustrasi uang rupiah (pexels.com/Ahsanjaya)

Kepada awak media, rektor yang didampingi Kepala Biro Akademik, Perencanaan, dan Umum, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, dan Koordinator Keuangan, menyampaikan, UKT di ITERA dibagi dalam 12 golongan, mulai dari terendah Rp500 ribu sampai tertinggi Rp9,5 juta per semester. Menurutnya, rata-rata besaran UKT mahasiswa Itera di kisaran Rp4 juta sampai Rp5 juta.

“Mahasiswa yang mendapatkan golongan UKT tertinggi di ITERA tidak lebih dari 10 persen, sementara UKT terendah golongan 1 dan 2, jumlahnya sekitar 30 persen di atas standar minimal nasional yaitu 20 persen,” terang Rektor.

2. Melaporkan skema penetapan UKT

pexels
pexels

Rektor menyampaikan, penetapan UKT di ITERA juga telah memiliki standar yang memperhatikan indikator penghasilan orang tua, hingga pembiayaan yang dikeluarkan orang tua mahasiswa, seperti tanggungan keluarga, biaya listrik, dan lainnya.

Rektor mengaku menyambut baik kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tentang pembatalan kenaikkan UKT di perguruan tinggi negeri.

“Meski kami tidak menaikkan UKT, namun kami tetap akan melaporkan skema penetapan UKT yang dilakukan oleh ITERA,” ujar Rektor.

Meskipun, menurut rektor untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, seperti ditargetkan pemerintah, membutuhkan pembiayaan yang cukup besar. Sebab, perguruan tinggi dituntut untuk bisa bersaing dengan PTN lain, di dalam dan luar negeri, sehingga membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari gedung, laboratorium, dan peningkatan kualitas SDM dosen.

3. ITERA mengakomodasi calon mahasiswa dari kalangan kurang mampu

ilustrasi seorang mahasiswa sekaligus pekerja (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi seorang mahasiswa sekaligus pekerja (pexels.com/Ron Lach)

Khusus di ITERA, rektor juga menyampaikan, akan tetap mengakomodasi calon mahasiswa dari kalangan kurang mampu melalui skema beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga memberikan UKT rendah.

Selain itu, ITERA juga menyediakan jalur koreksi UKT, bagi calon mahasiswa yang merasa keberatan dengan besaran UKT yang harus dibayarkan. Namun koreksi tersebut juga perlu menyertakan bukti pendukung, dan akan diverifikasi langsung oleh panitia penerimaan mahasiswa baru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Silviana
Martin Tobing
Silviana
EditorSilviana
Follow Us

Latest News Lampung

See More