Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lawan Polisi Pakai Senpi, Pencuri Motor Tulang Bawang Tewas Ditembak

Lawan Polisi Pakai Senpi, Pencuri Motor Tulang Bawang Tewas Ditembak
Polisi membawa jenazah Umar Mutohar (33) ke RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
  • Dua pelaku pencurian motor lintas provinsi ditangkap di Tulang Bawang, satu di antaranya tewas ditembak karena melawan petugas dengan senjata api rakitan.
  • Pelaku bernama Dwi Sambodo berhasil diamankan tanpa perlawanan dan kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan serta lokasi aksi mereka.
  • Hasil penyelidikan awal menunjukkan keduanya diduga terlibat dalam sejumlah kasus curanmor dari Tulang Bawang hingga Jakarta, dengan temuan senjata api rakitan sebagai barang bukti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tulang Bawang, IDN Times - Dua pelaku pencuri sepeda motor diduga beraksi lintas provinsi dibekuk di wilayah Unit 2 Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu (31/5/2026). Satu pelaku tewas setelah melawan petugas dengan mengacungkan senjata api rakitan saat hendak ditangkap.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Afryyadi mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi mengantongi identitas kedua pelaku dari hasil penyelidikan kasus pencurian dua sepeda motor milik warga terjadi 18 Mei 2026.

"Saat anggota melakukan penyelidikan, kami sudah mengantongi identitas pelaku dari rekaman CCTV. Kemudian kami mendapat informasi mereka masuk ke wilayah Tulang Bawang," ujarnya dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

1. Satu pelaku tewas akibat melawan saat ditangkap

IMG_20260601_115047.jpg
Polisi membawa jenazah Umar Mutohar (33) ke RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Dalam pengungkapan kasus ini, Afryyadi menjelaskan, Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Tulang Bawang bergerak menuju lokasi setelah memperoleh informasi keberadaan kedua pelaku di kawasan Pasar Unit 2 Banjar Agung.

Saat hendak ditangkap, keduanya diduga berusaha melarikan diri. Alhasil, petugas langsung melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan. Namun salah seorang pelaku Umar Mutohar (33) disebut tidak mengindahkan peringatan tersebut dan diduga justru mengeluarkan senjata api rakitan yang dibawanya.

"Tembakan peringatan sudah kami berikan. Namun pelaku tidak mengindahkan dan malah mengeluarkan senjata api rakitan, untuk mengintervensi petugas kami," ucapnya.

2. Penyidik dalami jaringan para pelaku

Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)

Di tengah situasi tersebut, Afryyadi melanjutkan, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur terhadap Umar. Pelaku selanjutnya segera dibawa ke Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Selanjutnya, jenazah pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pelaku bernama Dwi Sambodo (32) diringkus tanpa perlawanan.

"Pelaku inisial DS masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulang Bawang. Penyidik juga terus mendalami seluruh jaringan dan lokasi kejadian yang pernah mereka lakukan," katanya.

3. Diduga beraksi di Tulang Bawang hingga Jakarta

IMG_20260601_115105.jpg
Polisi membawa jenazah Umar Mutohar (33) ke RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tersebut, Afryyadi menambahkan, polisi menduga keduanya bukan pelaku baru dalam serangkaian kasus curanmor. Hasil pengakuan sementara, mereka disebut telah mencuri motor di sedikitnya tiga lokasi berbeda di Kabupaten Tulang Bawang hingga wilayah Jakarta.

Namun demikian, keterangan tersebut masih didalami untuk memastikan keterlibatan keduanya dalam kasus serupa di wilayah lain, baik di Lampung maupun luar daerah. Selain itu, polisi juga menyoal temuan senjata api rakitan dibawa saat penangkapan.

"Jadi dugaan kami, pelaku ini kerap membekali dirinya dengan senjata api rakitan saat melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Maka kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh jaringan dan lokasi kejadian yang pernah mereka lakukan," imbuh Kasatreskrim.

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More