Istri Aipda Petrus Minta Sidang Militer Penembak 3 Polisi Terbuka

- Istri korban penembakan meminta sidang militer tersangka digelar secara terbuka.
- Penyebaran narasi fitnah terhadap ketiga anggota polisi menjadi korban penembakan disayangkan.
- Minta para tersangka diadili dengan hukuman seadil-adilnya dan seberat-beratnya.
Bandar Lampung, IDN Times - Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto meminta sidang militer tersangka penembak tiga anggota Polri tewas saat menggerebek arena sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan digelar secara terbuka.
Aipda Anumerta Petrus merupakan salah satu dari dua korban gugur lainnya yakni, Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto dan Bintara Satreskrim Polres Way Kanan, Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta.
Dalam video diterima IDN Times, permintaan itu disampaikan istri Aipda Anumerta Petrus, Mirda Yuweni kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi I dan III DPR, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
"Kepada yang terhormat Presiden RI, bapak Prabowo Subianto dan kepada ketua dan anggota Komisi I dan 3 DPR RI, kepada bapak Kapolri dan Panglima TNI, kepada Kapolda Lampung dan Pangdam II/Sriwijaya. Saya Mirda Yuweni, istri dari Aipda Anumerta Petrus Apriyanto anggota Polsek Negara Batik yang gugur dalam tugas penggerebekan sabung ayam," ujarnya, Senin (24/3/2025).
1. Minta sidang militer secara terbuka

Terkait peristiwa dan perjalanan kasus ini, Mirda menyayangkan adanya penyebaran narasi fitnah yang ditujukan kepada ketiga anggota polisi menjadi korban penembakan saat menjalankan tugasnya tersebut.
Oleh karenanya, ia memohon agar periode sidang militer para pelaku diselenggarakan secara terbuka dan bisa disaksikan masyarakat.
"Saya selaku istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, memohon kepada bapak Prabowo Subianto, bapak Kapolri, dan bapak Panglima TNI, Kompolnas, Kapolda Lampung, dan Pangdam II/Sriwijaya untuk menggelar sidang militer secara terbuka, sehingga disaksikan seluruh masyarakat Indonesia melalui TV dan media sosial," katanya.
2. Minta tersangka diadili seadil-adilnya

Lebih lanjut Mirda turut mengharapkan para tersangka nantinya dapat diadil dengan hukuman seadil-adilnya dan seberat-beratnya.
"Saya memohon putusan yang seadil-adilnya, demikian harapan saya, saya ucapkan terima kasih," harap dia.
3. Dua terduga pelaku anggota TNI masih saksi

Dalam kasus ini, tiga korban ditembak masing-masing Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto dan anggotanya Bintara Polsek Negara Ratu, Aipda Petrus Apriyanto, serta Bintara Satreskrim Polres Way Kanan, Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta.
Sementara dua anggota TNI inisal Kopka B dan Peltu L terduga pelaku penembakan telah diamankan oleh Denpom II/3 Lampung masih berstatus saksi. Sementara warga sipil Z telah ditetapkan sebagai tersangka perjudian sabung ayam.



















