Bandar Lampung, IDN Times - Akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL) membuat inovasi dengan integrasi teknologi, yaitu Mesin Sortir Otomatis berbasis IoT untuk meningkatkan hasil produksi damar mata kucing.
Ketua tim akademisi UBL Riza Muhida mengatakan, Provinsi Lampung, khususnya daerah Pekon Sukabaru, Krui, Kabupaten Pesisir Barat memiliki potensi ekonomi dari hasil produksi damar mata kucing (shorea javanica). Damar mata kucing merupakan salah satu spesies damar langka di dunia dan satu-satunya jenis damar di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Namun tantangan dalam proses produksi yang masih manual dan keterbatasan keterampilan digital masyarakat lokal, menjadi hambatan dalam peningkatan hasil produksi dan pengembangan ekonominya.
