Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Sembako di Bandar Lampung Terkini, Cabai Rawit Naik?
Pedagang cabai di Pasar Kangkung. (IDN Times/Muhaimin)
  • Harga sembako di Bandar Lampung pada awal Agustus 2026 umumnya stabil, sementara seorang pedagang mencatat cabai rawit naik sekitar Rp2 ribu per kilogram dibanding sehari sebelumnya.
  • Dinas Perdagangan Bandar Lampung memastikan stok pangan mencukupi dan harga relatif stabil; beberapa komoditas bahkan terpantau menurun berdasarkan pemantauan dinas.
  • Rata-rata harga cabai rawit lokal menurut Disdag turun dari sekitar Rp59 ribu menjadi Rp56 ribu per kilogram, sedangkan perbedaan harga antarpedagang dinilai wajar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Harga kebutuhan pokok di Kota Bandar Lampung masih terpantau stabil pada awal Agustus 2026. Meski demikian, pedagang mencatat ada kenaikan harga cabai rawit sekitar Rp2 ribu per kilogram dibandingkan sehari sebelumnya.

Pantauan di Pasar Kangkung menunjukkan sebagian besar komoditas masih dijual dengan harga yang sama sejak akhir Juli. "Harga semuanya masih stabil dari awal bulan, bahkan dari akhir Juli," kata Dina Pedagang di Pasar Mambo, Kamis (6/8/2026).

1. Harga sembako belum banyak berubah

Suasana di Pasar Kangkung Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Dina mengatakan, harga kebutuhan pokok belum mengalami perubahan berarti. Menurutnya, kenaikan hanya terjadi pada cabai rawit. "Ada kenaikan di cabai rawit saja, naik 2 ribu dibanding kemarin," ujarnya.

Ia merinc, harga sejumlah komoditas yang dijual, yakni Minyakita Rp16 ribu per liter, minyak goreng curah Rp21 ribu per kilogram, beras SPHP Rp62 ribu, sagu Rp14 ribu, cabai merah Rp35 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp48 ribu per kilogram.

"Cabai rawit 60 ribu per kilogram, cabai jengki 40 ribu per kilogram, bawang putih 35 ribu per kilogram, bawang merah 35 ribu per kilogram, serta tomat 8 ribu per kilogram," jelasnya.

2. Disdag pastikan stok pangan aman

Suasana di Pasar Kangkung Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, memastikan ketersediaan bahan pangan di Bandar Lampung masih mencukupi.

Berdasarkan hasil pemantauan dinas, harga kebutuhan pokok juga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan.

"Kalau bicara stok bahan pangan di Bandar Lampung ini alhamdulillah aman. Dan harga-harganya stabil, malah ada beberapa yang cenderung menurun. Jadi kondisi stoknya masih aman," ujarnya.

3. Harga berbeda tergantung pedagang

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Erwin. (IDN Times/Muhaimin)

Erwin menjelaskan, hasil pemantauan Dinas Perdagangan menunjukkan rata-rata harga cabai rawit lokal justru turun dari sekitar Rp59 ribu per kilogram pada akhir Juli menjadi Rp56 ribu per kilogram.

Menurutnya, perbedaan harga di lapangan bisa saja terjadi karena setiap pedagang memiliki harga jual yang berbeda.

"Kami mengecek di beberapa pasar, lalu mengambil harga rata-ratanya. Jadi mungkin ada satu dua pedagang yang menjual lebih mahal, itu masih wajar," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article