Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Ekstrem Landa Lampung, Personel Polda Siaga Bencana Alam
Ilustrasi hujan deras (pexels.com/Aleksandar Pasaric)
  • BMKG memprediksi wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
  • Polda Lampung menyiagakan personel serta berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk mitigasi dan penanganan cepat bila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.
  • Masyarakat diimbau waspada, membatasi aktivitas luar rumah saat hujan deras, serta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG demi menjaga keselamatan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wilayah Provinsi Lampung dilanda cuaca ekstrem dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, sehingga aparat kepolisian menyiagakan personel untuk menghadapi kemungkinan bencana alam.
  • Who?
    Polda Lampung bersama jajaran kepolisian daerah di bawah koordinasi Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
  • Where?
    Kondisi ini terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung, termasuk Kota Bandar Lampung dan daerah rawan banjir maupun longsor di sekitarnya.
  • When?
    Situasi dilaporkan pada Minggu, 8 Maret 2026, dengan prakiraan cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
  • Why?
    Kelembapan udara tinggi dan pertumbuhan awan hujan meningkat menyebabkan potensi hujan deras yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang.
  • How?
    Polda Lampung menyiagakan personel, berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah, serta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca dari BMKG secara berkala.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Lampung sekarang sering hujan deras dan ada angin kencang. Polisi di sana sudah siap kalau ada banjir atau tanah longsor. Ibu polisi Yuni bilang orang harus hati-hati kalau keluar rumah saat hujan besar. Warga juga diminta lihat info cuaca dari BMKG supaya tahu kapan aman dan bisa cepat selamat kalau bahaya datang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times -Berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebutkan, secara umum kondisi cuaca di Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 58–100 persen.

Selain itu, dalam prospek cuaca sepekan ke depan, BMKG juga memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Lampung. Kondisi atmosfer yang lembap, serta meningkatnya pertumbuhan awan hujan dinilai menjadi salah satu faktor dapat memicu intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut..

1. Polda siagakan personel apabila terjadi bencana

Ilustrasi alat berat BNPB untuk bencana hidrometeorologi (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa)

Merespons prakiraan cuaca tersebut, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengatakan,, Polda Lampung bersama jajaran kepolisian di wilayah telah menyiagakan personel untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan langkah mitigasi dan penanganan cepat apabila terjadi bencana,” katanya, Minggu (8/3/2026)

2. Waspada aktivitas di luar rumah

ilustrasi berkendara di jalan berkabut dan berangin (freepik.com/singkamc)

Yuni menjelaskan, Polda Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Cuaca itu dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang beberapa hari terakhir terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung.

Selain itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

“Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau dekat aliran sungai, agar selalu memantau perkembangan cuaca dan segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi dinilai berbahaya,” katanya.

3. Ajak masyarakat pantau informasi cuaca BMKG

BMKG peringatkan cuaca ekstrem di wilayah Sumut, akibat siklon tropis. (DOk. BMKG)

Yuni juga meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di area berisiko seperti tebing, lereng perbukitan, maupun sungai saat hujan deras berlangsung.

“Kami juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan,” lanjut Yuni.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau informasi cuaca dari BMKG, serta segera melaporkan kepada aparat jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling mengingatkan agar risiko bencana dapat diminimalkan,” ujar mantan Kapolres Metro tersebut

Editorial Team