Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPS: Nilai Ekspor Lampung November 2024 Turun 31,49 Persen

BPS: Nilai Ekspor Lampung November 2024 Turun 31,49 Persen
Ilustrasi Ekspor. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Nilai ekspor Provinsi Lampung November 2024 turun 31,49% dari Oktober 2024, mencapai US$495,49 juta.
  • Komoditas lemak dan minyak nabati kontribusi terbesar pada ekspor Lampung, diikuti kopi, teh, rempah-rempah. India menjadi negara tujuan terbesar.
  • Neraca perdagangan Provinsi Lampung pada November 2024 kembali mencatat surplus sebesar US$379,27 juta, dengan impor masih didominasi oleh bahan baku atau penolong.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, nilai ekspor November 2024 sebesar US$495,49 juta. Angka ini turun dibanding periode Oktober 2024, US$723,22 juta.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, M Ilham Salam mengatakan, penurunan nilai ekspor tersebut tergolong siginifikan yakni, mencapai 31,49 persen.

"Tren perkembangan ekspor Provinsi Lampung dari tahun 2023 hingga 2024, di mana secara visual dapat kita lihat bahwa ekspor Provinsi Lampung di 2024 relatif lebih tinggi dibandingkan ekspor pada priode 2023, meskipun pada November ini tercatat ada penurunan yang cukup signifikan," ujarnya, Jumat (3/1/2024).

1. Komoditas lemak dan minyak hewan nabati berkontribusi besar pada ekspor

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, M Ilham Salam menyampaikan rilis resmi statistik Lampung periode Desember 2024. (Dok. BPS Lampung).
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, M Ilham Salam menyampaikan rilis resmi statistik Lampung periode Desember 2024. (Dok. BPS Lampung).

Berdasarkan golongan barang utama, Ilham menjelaskan, komoditas lemak dan minyak hewan nabati memiliki kontribusi terbesar pada nilai ekspor Provinsi Lampung selama November 2024 sebesar 35,59 persen dengan nilai US$176,36 juta.

Kemudian komoditas kopi, teh, rempah-rempah mencapai 24,67 persen dengan nilai US$122,25 juta. Catatan ini juga menunjukkan negara tujuan ekspor Provinsi Lampung November 2024 terbesar ke India US$78,96 juta atau 15,96 persen; Tiongkok US$66,55 juta (13,43 persen); Pakistan US$53,22 juta (10,74 persen); Amerika Serikat US$33,87 (6,83 persen); Vietnam US$30,80 juta (6,22 persen).

"Bila melihat ekspor Lampung menurut sektor, maka pada November ini masih didominasi oleh produk industri pengolahan, selanjutnya diikuti pertanian dan pertambangan dan lainnya," terangnya.

2. Nilai impor ikut turun

Ilustrasi impor (Pixabay.com/Pexels)
Ilustrasi impor (Pixabay.com/Pexels)

Merujuk catatan impor, Ilham mengatakan, impor Provinsi Lampung pada November 2024 mencapai US$116,23 juta. Itu juga turun sebesar US$117,61 juta atau turun 50,30 persen dibandingkan Oktober 2024, US$233,83 juta.

"Jika dibandingkan November 2023, impor Provinsi Lampung mencapi US$132,97 ini juga menurun 12,59 persen," ucapnya.

Kemudian perkembangan impor Provinsi Lampung dari 2023-November 2024, angka tersebut dikatakan tergolong fluktuatif. "Pada November ini, impor Provinsi Lampung mengalami penurunan," sambungnya.

3. Impor nonmigas terbesar dari komoditas gula dan kembang gula

ilustrasi gula pasir (freepik.com/jcomp)
ilustrasi gula pasir (freepik.com/jcomp)

Secara golongan barang utama, Ilham menyebutkan, komoditas gula dan kembang gula memiliki kontribusi terbesar terhadap impor nonmigas pada November 2024 yakni, sebesar 35,27 persen dengan nilai impor US$40,99 juta.

Sedangkan bila menengok aktivitas impor dari negara asal, maka impor Provinsi Lampung terbesar dari negara Brazil US$35,14 juta atau 30,24 persen; Australia US$27,09 juta (23,31 persen), Amerika Serikat US$15,41 juta (13,26 persen), Tiongkok US$9,85 juta (8,47 persen), dan Pakistan US$7,70 juta (6,63 persen).

"Bila melihat impor Provinsi Lampung menurut penggunaan, maka impor masih didominasi oleh bahan baku atau penolong, selanjutnya diikuti barang konsumsi, dan barang modal," terangnya.

4. Neraca perdagangan Lampung masih surplus

ilustrasi ekspor-impor (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi ekspor-impor (IDN Times/Aditya Pratama)

Merujuk nilai ekspor dan impor November 2024, Ilham menambahkan, neraca perdagangan Provinsi Lampung pada bulan ini kembali mencatat surplus neraca perdagangan mencapai US$379,27 juta.

"Dapat kita lihat, perkembangan nilai surplus perdagangan mulai dari 2023-2024. Sedangkan dari neraca perdagangan Lampung, menurut kelompok negara mitra dagang di antaranya dengan perdagangan bersama Malaysia, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Pakistan," terangnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More