BPBD Lampung: 13 Bencana Alam Rusak 163 Bangunan Warga

- BPBD Provinsi Lampung mencatat 13 kejadian bencana selama November 2024, dengan 12 di antaranya adalah bencana angin kencang.
- 163 unit bangunan terdampak mengalami kerusakan akibat bencana tersebut, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.
- BPBD Provinsi Lampung mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang selama lima hari kedepan, dimulai dari 10-15 Desember 2024.
Bandar Lampung, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat, ada 13 kejadian bencana selama November 2024. Dari total itu, 12 kejadian di antaranya merupakan bencana angin kencang.
Berdasarkan data laporan kejadian bencana 1-30 November 2024 diterima IDN Times, 13 peristiwa tersebut mengakibatkan 163 unit bangunan terdampak mengalami kerusakan. taksiran kerugian diperkirakan sekitar Rp20 juta.
"Benar, dari laporan kejadian becana sebulan kemarin, telah terjadi 13 kejadian bencana dengan 12 di antaranya adalah bencana angin kencang," ujar Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, Selasa (10/12/2024).
1. Kejadian angin kencang terbanyak di Lampung Tengah

Penampakan kondisi bangunan rusak diterjang angin kencang di Lampung pada November 2024. (Dok. BPBD Lampung). Rudy melanjutkan, 13 kejadian bencana sebagian besar merupakan angin kencang ini terjadi di Lampung Selatan ada 2 kejadian, Lampung Timur (3 kejadian), Lampung Tengah (4 kejadian), Lampung Barat, Pringsewu, dan Tulang Bawang masing-masing 1 kejadian.
Sedangkan satu kejadian bencana lainnya turut masuk dalam laporan tersebut ialah, kejadian tanah longsor berlangsung di Kota Bandar Lampung.
"Dari serangkaian kejadian bencana ini, total terdata ada 163 bangunan warga rusak akibat angin kencang dan satu bangunan rusak lainnya akibat tanah longsor," terangnya.
2. Tak ada korban meninggal dan hilang

Penampakan kondisi bangunan rusak diterjang angin kencang di Lampung pada November 2024. (Dok. BPBD Lampung). Terkait korban jiwa saat bencana alam November 2024, Rudy menyatakan nihil.
"Dapat kami pastikan, untuk korban meninggal atau hilang nihil. Kami imbauan masyarakat menjelang akhir tahun ini dapat lebih berhati-hati dan mewaspadai cuaca ekstrem," imbuh Rudy.
3. Peringatan dini gelombang tinggi

Analisis gelombang tinggi di perairan Lampung pada 10-15 November 2024. (Dok. BPBD Lampung). BPBD Provinsi Lampung juga menginformasikan peringatan dini tinggi gelombang selama lima hari ke depan tepatnya mulai 10-15 Desember 2024.
Dalam pantauan gelombang dengan kategori gelombang tinggi memungkinkan terjadi dengan skala ketinggian berkisar mulai 2,5 meter sampai 3 meter. Para pelaut dan nelayan diminta untuk lebih berhati-hati.




















