Banyak Penumpang Tertinggal, KAI Tanjungkarang Imbau Datang Lebih Awal

- KAI tidak menunggu penumpang terlambat
- Pelanggan diimbau datang lebih awal ke stasiun
- Antisipasi kemacetan dengan tiba 30 menit sebelum keberangkatan
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 57 orang penumpang kereta api tertinggal akibat keterlambatan tiba di sejumlah stasiun wilayah kerja PT KAI Divre IV Tanjungkarang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) periode 18 hingga 3 Januari 2025.
Kepala PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany mengatakan, puluhan penumpang tertinggal itu terjadi karena perjalanan kereta api tetap dijalankan sesuai dengan jadwal keberangkatan telah ditetapkan.
"Ya, data sampai per siang hari ini masih banyak penumpang yang tertinggal kereta api. Dari catatan kami, rata-rata per hari yang ketinggalan KA dari lima hingga sembilan orang," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
1. Tegaskan kereta api tak menunggu penumpang terlambat

Ramdany menegaskan, KAI tidak dapat menunda keberangkatan kereta api untuk menunggu penumpang yang datang terlambat ke stasiun. Itu dilakukan guna menjaga ketepatan waktu perjalanan, serta kelancaran operasional kereta api secara keseluruhan.
Oleh karena itu, KAI kembali mengimbau kepada seluruh pelanggan pengggun layanan perjalanan kereta api, untuk datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup.
“Kereta api berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kami minta penumpang datang lebih awal, sehingga memiliki waktu senggang untuk proses pemeriksaan tiket dan persiapan keberangkatan,” katanya.
2. Minta pelanggan datang ke stasiun lebih awal

Bertepatan masa libur Nataru, Ramdany menambahkan, kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun cenderung mengalami peningkatan signifikan. Kondisi itu berpotensi menyebabkan keterlambatan, jika tidak diantisipasi dengan perencanaan waktu perjalanan yang matang.
“Kami menyarankan pelanggan untuk meluangkan waktu lebih banyak saat menuju stasiun, mengingat potensi kemacetan lalu lintas selama periode liburan cukup tinggi,” ucapnya.
3. Minimal tiba stasiun 30 menit sebelum keberangkatan

Sebagai langkah antisipasi, Ramdany menyebutkan, KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau para pelanggan untuk tiba di stasiun setidaknya 30 menit hingga 1 jam sebelum jadwal keberangkatan, khususnya pada jam-jam sibuk dan puncak arus liburan Nataru.
Sehingga dengan kedatangan lebih awal, maka para pelanggan diharapkan dapat menjalani perjalanan dengan lebih tenang, aman, dan nyaman.
"KAI Divre IV Tanjungkarang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, serta memastikan perjalanan kereta api selama masa angkutan nataru berjalan tepat waktu, aman, dan lancar," imbuhnya.


















