Alasan Rumah BUMN Bandar Lampung Perlu Diperkuat demi UMKM

- Anggota DPD RI Bustami menyoroti peluang pasar UMKM melalui program dapur umum atau makan bergizi gratis sebagai penyedia pasokan.
- PLN UID Lampung berperan sebagai penggerak kolaborasi dalam pembinaan UMKM di Rumah BUMN Bandar Lampung, fokus pada peningkatan kapasitas manajerial dan penguatan pemasaran.
- Pelaku UMKM binaan Rumah BUMN, Erma Syahfitri, mengapresiasi pendampingan dari PLN dalam pengelolaan keuangan usaha, pemasaran, dan kualitas produk.
Bandar Lampung, IDN Times - Dinas Koperasi dan UMKM di daerah didorong semakin aktif dan adaptif menjadikan pola pembinaan Rumah BUMN sebagai referensi. Selain itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha dinilai penting untuk memperkuat inovasi dan daya saing produk lokal.
Hal tersebut disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Bustami Zainudin saat berkunjung ke Rumah BUMN Bandar Lampung beberapa waktu lalu.
1. Ini sorotan anggota DPD RI

Bustami turut menyoroti peluang pasar melalui program dapur umum atau makan bergizi gratis, di mana UMKM dapat menjadi penyedia pasokan. “Jika permintaan disiapkan negara dan pasokan dipenuhi UMKM lokal, maka akan tercipta perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” paparnya.
Ia menambahkan, kunjungan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dan pelaku UMKM untuk dibawa ke rapat dengar pendapat bersama kementerian terkait di Jakarta, termasuk Kementerian Dalam Negeri. Ia menilai, Rumah BUMN telah menjalankan fungsi strategis sebagai pusat pembinaan melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.
“Kami ingin memastikan program pembinaan UMKM yang dijalankan BUMN benar-benar berdampak bagi masyarakat. Aspirasi yang kami terima hari ini akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan bersama kementerian terkait di pusat,” ujar Bustami.
2. PLN UID Lampung penggerak kolaborasi

Senior Manager Komunikasi, Keuangan dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha, menyampaikan pengelolaan Rumah BUMN Bandar Lampung secara Anggaran dan operasional program berada di bawah koordinasi PLN pusat, sedangkan Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berperan sebagai host dan penggerak kolaborasi di wilayah menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung.
Pembinaan difokuskan pada peningkatan kapasitas manajerial, pemahaman akses permodalan, penguatan pemasaran, serta pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha. Pelaku UMKM juga didorong menjaga kualitas produk dan kontinuitas pasokan, terutama untuk memperluas pasar hingga ke tingkat nasional maupun ekspor.
“Untuk menembus pasar yang lebih luas, kunci utamanya adalah konsistensi kualitas dan kesinambungan produksi. Itu yang terus kami dampingi melalui Rumah BUMN,” tambahnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026)..
3. Ini kata pelaku UMKM

Salah satu pelaku UMKM binaan Rumah BUMN, Erma Syahfitri, pemilik brand Keripik Si Bintang Buah, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan oleh PLN.
“Kami tidak hanya dibantu dari sisi pemasaran, tetapi juga diajarkan cara mengelola keuangan usaha, memperbaiki kemasan, hingga memahami standar kualitas produk. Dengan adanya kunjungan ini, kami semakin termotivasi untuk terus berkembang dan naik kelas bersama brand Keripik Si Bintang Buah,” ujar Erma.


















