TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Semburan Abu Vulkanik 500 Meter!

Masyarakat diimbau tidak mendekat kawah aktif radius 5 Km

Penangkapan cuaca sekitar GAK pasca erupsi, Rabu 8 Juni 2022. (IDN Times/Istimewa)

Lampung Selatan, IDN Times - Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali memperlihatkan aktivitas erupsi Rabu (8/6/2022). Gunung berada di Selat Sunda itu dilaporkan menyemburkan abu vulkanik mencapai ketinggian 500 meter.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Rabu, 08 Juni 2022, pukul 13.04 WIB. Tinggi abu vulkanik teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 MM durasi 75 detik," demikian dilansir IDN Times dari laman PVMBG, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga, Basarnas: Waspada Abu Vulkanik

1. Cuaca sekitar GAK terpantau cerah dan angin lemah

Gunung Berapi AnaK Krakatau (commons.wikimedia.org/Lord Mountbatten)

Berdasarkan laporan petugas Jumono tersebut, pengamanan kegempaan GAK terjadi 6 kali gempa hembusan dengan amplitudo 7-16 mm dan lama gempa 11-29 detik. 3 kali gempa low frequency dengan amplitudo 12-24 mm dan lama gempa 3-9 detik.

Selain itu, turut terdapat 5 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 11-25 mm dan lama gempa 6-9 detik, serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-30 mm dominan 3 mm.

"Gunung api tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah selatan dan barat daya, untuk keterangan lainnya nihil," bunyi laporan.

2. Masyarakat diminta tidak mendekat kawah aktif radius 5 KM

Penangkapan cuaca sekitar GAK pasca erupsi, Rabu 8 Juni 2022. (IDN Times/Istimewa)

Kepala Pos Pantau GAK Desa Hargo Pancuran, Andi Suardi menyampaikan, pascainsiden ini cuaca di sekitar GAK terpantau cerah hingga berawan, angin lemah berhembus ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 25-31°C dengan tingkat kelembaban 67-72 persen.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau mulai dari masyarakat, pengunjung, wisatawan, hingga para pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau sementara waktu.

"Kami minta untuk tidak melakukan segala bentuk beraktivitas apapun, dari Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif dan masuk level III siaga," ucap Andi, saat dimintai keterangan.

Baca Juga: Catat! Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga Level III 

Berita Terkini Lainnya