Ada Program Pinjaman Nol Bunga, PIISEI Lampung Bantu UMKM Perempuan

- 45 UMKM di Bandar Lampung mendapat bantuan pinjaman tanpa bunga dari PIISEI Lampung.
- PIISEI memberikan pendampingan pembuatan NIB dan QRIS untuk mengembangkan bisnis UMKM.
- PIISEI juga memberikan dana beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Bandar Lampung, IDN Times - Tak hanya Pemerintah Kota Bandar Lampung, Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) cabang Lampung ternyata juga memiliki program pinjaman tanpa bunga.
Ketua Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Lampung, Marselina Djayasinga mengatakan, program ini sudah berlangsung selama 7 tahun. Saat ini sudah ada 45 UMKM yang dibina oleh PIISEI Lampung dengan berfokus pada UMKM perempuan.
“Jadi UMKM yang kami bina itu sudah 45 UMKM dengan bantuan sekitar 2,5 sampai 3 juta yang kami bagi dengan 10 kali bayar tanpa bunga. Tapi kami menggunakan sistem bagi hasil. Jadi kalau dia pinjam 3 juta, wajib bayar Rp300.000 per bulan ditambah terserah bisa R5 ribu sampai 10 ribu,” kata Marselina, Senin (27/5/2024).
1. UMKM telah mendapat pendampingan NIB, halal, dan QRIS

Marselina mengatakan, tak hanya pembinaan berupa bantuan pinjaman, UMKM binaan PIISEI juga diberikan pendampingan untuk mengembangkan bisnisnya mulai dengan memberikan pendampingan pembuatan NIB dan halalisasi.
“Nah yang baru selesai kita bina ini adalah pembuatan QRIS. Jadi kita dorong mereka untuk bertransaksi dengan pembayaran nontunai. Jadi kita berharap tidak ada lagi tunai, semua cashless. Kita juga bantu program pemerintah gerakan nontunai,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era saat ini digitalisasi memang sangat penting dan sudah harus menjadi alternatif pembayaran agar tidak ketinggalan zaman. Makanya, pihaknya terus mendorong UMKM untuk naik kelas dengan pengembangan digital.
2. Keuntungan dari modal digunakan untuk beasiswa anak berprestasi

Marselina mengatakan, diawal kepengurusan komunitas, PIISEI Lampung hanya memiliki modal bantuan kepada UMKM sebesar Rp7 juta saja. Namun dengan pengembangan, modal saat ini sudah menjadi Rp29 juta.
“Pusat juga memberikan kami suntikan dana Rp8 juta, kemudian kami kembangkan dan mendapatkan sekitar Rp18 juta. Keuntungan itu kami bagikan sebagai dana beasiswa untuk anak SD 500 ribu, SMP 750 ribu, SMA dan perguruan tinggi 1 juta,” tambahnya.
Ia menyebutkan, ada sebanyak 25 anak mendapatkan beasiswa pendidikan ini. Anak-anak tersebut merupakan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu melalui seleksi nilai rapor.
3. Pengusaha muda Gen Z juga boleh mendaftar

Marselina mengatakan, target ke depan, berharap komunitas ini bisa lebih banyak menjangkau UMKM di Lampung. Ia juga berharap akan ada kolaborasi lebih lanjut dengan dinas koperasi dan UMKM serta Bank Indonesia.
“Gen Z juga bisa. Tapi kami gak bisa bantu mahasiswa yang masih belum punya produk usahanya. Jadi kami harus lihat dulu produknya apa, sekecil apapun itu. Misalnya usaha donat, nanti tinggal kita naikkan kelas baking,” tambahnya.
Bagi pengusaha muda Gen Z dan ingin dibina oleh PIISEI, ia mengatakan bisa langsung datang saja ke PIC FEB Unila. Namun pengusaha harus memiliki komitmen karena modal pinjaman ini tanpa jaminan.



















