Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ada Korban Jiwa, Gubernur Sayangkan Banjir Landa Bandar Lampung
Penampakan banjir terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyayangkan banjir di Bandar Lampung yang menelan korban jiwa akibat hujan lebat mendadak dan tanggul jebol di Lampung Selatan.
  • Pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Lampung Selatan, dan BBWS untuk menangani dampak banjir serta memperkuat langkah mitigasi ke depan.
  • Mirza menilai kondisi banjir tahun ini lebih terkendali dibanding sebelumnya, namun pemerintah tetap melakukan evaluasi agar penanganan bencana semakin maksimal di wilayah terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
tahun lalu

Wilayah pesisir seperti Kecamatan Panjang di Bandar Lampung dan Kalianda sempat terendam banjir selama beberapa hari.

selama satu tahun ini

Pemerintah daerah melakukan berbagai langkah penanganan dan mitigasi banjir yang mulai menunjukkan hasil meski belum sepenuhnya selesai.

9 Maret 2026

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan keprihatinan atas banjir yang menimbulkan korban jiwa di Bandar Lampung, menjelaskan hujan lebat mendadak dan tanggul jebol sebagai penyebabnya, serta memastikan koordinasi lintas instansi untuk penanganan dampak bencana.

tahun ini

Kondisi banjir di sejumlah wilayah dinilai lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya berkat upaya mitigasi pemerintah daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, menyebabkan korban jiwa serta kerusakan akibat hujan deras dan jebolnya tanggul di Kabupaten Lampung Selatan.
  • Who?
    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama pemerintah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS) terlibat dalam penanganan banjir.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di beberapa wilayah Kota Bandar Lampung dan sebagian area Kabupaten Lampung Selatan, termasuk kawasan pesisir seperti Kecamatan Panjang.
  • When?
    Banjir terjadi beberapa hari terakhir sebelum Senin, 9 Maret 2026, saat Gubernur memberikan keterangan resmi kepada media.
  • Why?
    Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat lebat yang turun secara mendadak serta adanya tanggul yang jebol di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
  • How?
    Pemerintah daerah melakukan koordinasi lintas instansi untuk menangani dampak banjir, memperkuat mitigasi, serta mengevaluasi langkah-langkah agar kejadian serupa tidak terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Bandar Lampung ada banjir besar karena hujan deras dan tanggul yang jebol. Ada orang yang meninggal, dan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sedih sekali. Pemerintah kota dan kabupaten bekerja sama untuk bantu warga dan supaya banjir tidak terjadi lagi. Sekarang banjirnya sudah lebih terkendali dari tahun lalu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyayangkan peristiwa banjir merenggut korban jiwa kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung beberapa hari terakhir.

Mirza, sapaan akrabnya, mengatakan peristiwa bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas sangat lebat yang terjadi secara mendadak, serta adanya tanggul jebol di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Pertama kami menyayangkan peristiwa banjir kemarin. Memang terjadi hujan sangat lebat secara mendadak, dan ada tanggul yang jebol di Lampung Selatan,” ujarnya dimintai keterangan, Senin (9/3/2026).

1. Pemerintah daerah disebut langsung berkoordinasi

Rakor penanganan sungai di wilayah Kota Bandar Lampung di Ruang Sakai Sambayang, Komplek Kantor Gubernur Lampung. (Dok. Pemprov Lampung).

Mirza mengatakan, pemerintah daerah langsung melakukan koordinasi untuk menangani dampak banjir, sekaligus melakukan langkah mitigasi agar kejadian-kejadian serupa tidak terulang.

Menurutnya, koordinasi tersebut melibatkan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS).

“Pemerintah kota, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan BBWS terus bekerja maksimal serta bersinergi untuk memitigasi agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depan,” katanya.

2. Apresiasi upaya kepala daerah tangani banjir

Potret udara bencana banjir menggenangi wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Mirza juga meminta masyarakat tetap menghargai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir selama setahun terakhir. Ia menilai, berbagai langkah penanganan banjir dilakukan kepala daerah sudah mulai menunjukkan hasil, meskipun belum sepenuhnya selesai.

“Kita harus menghargai kerja bupati dan wali kota selama satu tahun ini. Meskipun belum selesai, tetapi sudah banyak perubahan yang dilakukan,” ucap dua.

3. Sebut kondisi banjir tahun ini lebih terkendali

Potret bencana banjir menggenangi wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Menurut Mirza, kondisi banjir di sejumlah wilayah tahun ini dinilai lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya. Ia mencontohkan, kawasan pesisir seperti Kecamatan Panjang, Bandar Lampung yang sebelumnya sempat terendam banjir selama beberapa hari.

Meski demikian, pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai langkah mitigasi dan evaluasi agar penanganan banjir di wilayah Lampung, khususnya Bandar Lampung dan daerah sekitarnya, bisa semakin maksimal.

“Tahun lalu kita ingat di Panjang bisa terendam sampai tiga hari, di Kalianda juga terendam di berbagai tempat. Alhamdulillah tahun ini tidak separah itu,” imbuh gubernur.

Editorial Team