Bandar Lampung, IDN Times – Sebanyak 30.669 rumah tangga di Provinsi Lampung tersebar di 15 kabupaten/kota diusulkan menjadi penerima manfaat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2026. Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses energi listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Program BPBL merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu rumah tangga kurang mampu memperoleh sambungan listrik baru tanpa biaya. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan instalasi rumah, sambungan listrik, dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) secara gratis sehingga dapat menikmati listrik secara aman dan mandiri.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, PLN UID Lampung telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah daerah, pemetaan lokasi calon penerima manfaat, hingga penyiapan personel dan peralatan kerja.
"Kesiapan tersebut turut diperkuat melalui apel pasukan dan pemeriksaan peralatan guna memastikan seluruh tim survei dan pelaksana lapangan siap menjalankan tugas dengan mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas layanan," jelasnya, Senin (23/6/2026).
Menurut Rizky, keberhasilan Program BPBL membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja penting dilakukan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.
“BPBL merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan akses listrik bagi masyarakat. PLN siap mendukung penuh pelaksanaannya melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, validasi data calon penerima manfaat, serta kesiapan personel dan peralatan agar proses penyambungan dapat berjalan lancar sesuai target yang ditetapkan,” ujar Rizky.
