Warga Panjang Wilayahnya Diterjang Banjir Gelar Aksi di Pemkot

- Ratusan warga Panjang korban banjir gelar aksi damai di depan kantor Kelurahan dan Kecamatan serta di bekas terminal Panjang.
- Warga apresiasi penanganan dan bantuan banjir dari pemerintah daerah dan kepolisian, merasa diperhatikan.
- Terima kasih kepada aparat kepolisian yang sigap membantu warga saat banjir melanda, masyarakat berharap isu negatif tidak memperkeruh suasana pascabanjir.
- Ratusan warga Panjang korban banjir gelar aksi damai di depan kantor Kelurahan dan Kecamatan serta di bekas terminal Panjang.
- Warga apresiasi penanganan dan bantuan banjir dari pemerintah daerah dan kepolisian, merasa diperhatikan.
- Terima kasih kepada aparat kepolisian yang sigap membantu warga saat banjir melanda, masyarakat berharap isu negatif tidak memperkeruh suasana pascabanjir.
Bandar Lampung, IDN Times – Ratusan warga Panjang yang menjadi korban banjir menggelar aksi damai di depan kantor Kelurahan dan Kecamatan serta di bekas terminal Panjang, Senin (28/4/2025).
Dalam aksi tersebut mereka mengapresiasi penangangan dan bantuan banjir dilakukan pemerintah daerah dan kepolisian.
1. Warga apresiasi turunnya Walikota

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat meninjau banjir di Panjang. (IDN Times/Muhaimin) Ketua Tokoh Masyarakat Panjang, Musabaqoh, mengatakan dibanding tahun-tahun sebelumnya, penanganan banjir di wilayah mereka kali ini lebih cepat dan terkoordinasi.
"Penanganan sekarang lebih baik dari sebelumnya. Kami sebagai masyarakat merasa diperhatikan," katanya.
2. Kepolisian juga diapresiasi

Aksi damai warga Panjang yang menjadi korban banjir. (IDN Times/Muhaimin) Warga juga menyampaikan terima kasih kepada aparat kepolisian yang sigap membantu warga saat banjir melanda.
"Kami apresiasi juga untuk Pak Kapolri karena personelnya langsung turun membantu kami," tambah Musabaqoh.
3. Merasa terusik dengan pemberitaan negatif

Para aktivis yang gelar aksi di depan kantor Pemkot Bandar Lampung. (IDN Times/istimewa) Warga Panjang lainnya, Rosnawati, menambahkan, masyarakat Panjang cinta damai dan berharap isu-isu negatif tidak memperkeruh suasana pascabanjir.
"Jangan sampai pemberitaan buruk mencoreng nama baik masyarakat Panjang," katanya.



















