Wali Kota Eva Dwiana Akhirnya Tampakkan Diri Bertemu Korban Banjir

- Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana turun langsung memantau dan fokus pada perbaikan rumah warga terdampak banjir bandang.
- Pemkot Bandar Lampung membentuk tim untuk mencatat kerugian dan membangun kembali kampung yang terdampak, dengan koordinator dari Sekretaris Daerah dan para asisten.
- Eva menyoroti bangunan tidak sesuai peraturan, berharap upaya ini dapat mengatasi pengelolaan kawasan sekitar aliran sungai untuk mencegah banjir serupa di masa depan.
Bandar Lampung, IDN Times – Sudah delapan hari berlalu pasca terjadinya banjir bandang yang melanda Kota Bandar Lampung menghantam Kota Tapis Berseri ini, Jumat (17/1/2025). Akhirnya, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menampakkan diri memantau kondisi rumah warga yang terdampak banjir cukup parah.
"Kunjungan ini dilakukan di beberapa kecamatan yang mengalami kerusakan parah, dengan fokus utama pada perbaikan rumah-rumah yang rusak akibat banjir," katanya usai memantau tempat terjadinya banjir pada, Sabtu (25/1/2025).
1. Bentuk tim

Dalam pemantauan tersebut, Eva menyatakan Pemkot Bandar Lampung telah membentuk tim untuk mencatat kerugian dan membangun kembali kampung yang terdampak tersebut yang terdiri dari 20 kecamatan. Nantinya masing-masing kecamatan dipimpin oleh OPD-OPD, dengan koordinator dari Sekretaris Daerah dan para asisten.
“Kami ingin memastikan koordinasi antara pemerintah, masyarakat kelurahan, dan kecamatan berjalan lancar untuk memperbaiki rumah-rumah yang terdampak banjir,” ujarnya.
2. Bangunan tidak sesuai aturan

Lebih lanjut, Eva juga menyoroti beberapa bangunan yang tidak sesuai dengan peraturan, seperti rumah dengan kamar yang dibangun di atas sungai.
“Bahkan tadi sampai ada yang kamarnya di atas sungai. Kami akan berdiskusi dengan pemilik rumah dan jika disetujui, rumah tersebut akan kita bangun kembali. Kami juga akan memperbaiki sungainya,” tambahnya.
Eva berharap dengan upaya ini, selain memperbaiki rumah-rumah yang rusak, Pemkot Bandar Lampung juga dapat mengatasi masalah pengelolaan kawasan sekitar aliran sungai untuk mencegah banjir serupa terjadi di masa depan.
3. Total rumah terendam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung merilis data dampak banjir Bandar Lampung yang terjadi pada Jumat, (17/1/2025) lalu.
Berdasarkan data BPBD tersebut, yang diterima jumlah kelurahan yang terdampak banjir ada sebanyak 79 kelurahan di 16 kecamatan yang terdapat di Kota Bandar Lampung.
Total rumah yang terdampak sebanyak 14.160 rumah, sementara untuk jumlah kepala keluarga (KK) ada sebanyak 518 KK dengan total penduduk yang terdampak sebanyak 11.223 jiwa.


















