Viral! Siswi SD di Lampung Timur Diduga Jadi Korban Bullying

- Sebuah video viral menunjukkan siswi SD di Lampung Timur diduga jadi korban bullying, terlihat didorong dan dijambak oleh teman-temannya di area sekolah.
- Polisi membenarkan kejadian terjadi di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, dan kini tengah melakukan penyelidikan atas dugaan perundungan tersebut.
- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Lampung Timur dikerahkan untuk mengidentifikasi pelaku serta berkoordinasi dengan pihak sekolah guna mendalami penyebab aksi perundungan.
Lampung Timur, IDN Times – Rekaman video yang memperlihatkan seorang siswi sekolah dasar (SD) diduga menjadi korban perundungan atau bullying hingga penganiayaan di Kabupaten Lampung Timur viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan warganet dan mendapat beragam respons dari masyarakat.
Berdasarkan video yang diterima IDN Times, tampak sekelompok anak perempuan berseragam batik biru dan rok merah khas siswa SD berada di sebuah lorong luar ruangan dengan dinding berwarna putih. Dalam rekaman itu, seorang siswi berambut sebahu diduga menjadi sasaran perundungan oleh sejumlah temannya.
Korban terlihat terus disudutkan, sementara beberapa anak lain bergantian melontarkan kata-kata bernada tinggi, menunjuk-nunjuk, hingga melakukan kontak fisik berupa dorongan. Situasi tersebut direkam menggunakan telepon seluler oleh salah satu pihak yang berada di lokasi.
1. Korban didorong hingga dijambak

Dalam rekaman berdurasi 4 menit 4 detik tersebut, beberapa anak perempuan berhijab hitam bergantian maju ke depan kamera untuk memarahi korban dengan ekspresi wajah dan gestur tubuh mengintimidasi anak tersebut.
Di tengah aksi tersebut, korban sesekali didorong keras hingga dijambak. Pada latar belakang video, terdengar suara tawa dan celetukan dari anak-anak lain merekam dan menonton kejadian tersebut.
2. Diduga terjadi di Labuhan Maringgai, Lampung Timur

Terkait rekaman tersebut, Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir membenarkan peristiwa melibatkan anak-anak SD di wilayah hukum setempat. Ia menyebutk, kasus dugaan perundungan itu kini masih dalam penyelidikan.
"Benar, setelah dilakukan penelusuran rupanya peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur," katanya dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).
3. Polisi masih dalami penyebab aksi perundungan

Lebih lanjut Satreskrim Polres Lampung Timur kini tengah mengerahkan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), guna mengidentifikasi pihak-pihak terlibat dalam peristiwa viral tersebut, termasuk berkoordinasi dengan pihak sekolah setempat.
Iksir menegaskan, pihak polisi belum bisa menyimpulkan lebih lanjut penyebab dugaan aksi perundungan tersebut, lantaran masuh harus mendalami dan memintai keterangan lebih lanjut.
"Belum, tim masih bekerja, mohon waktunya bersabar, perkembangan kasus ini akan kami informasikan segera," imbuh Kasatreskrim.


















