Satgas Pangan Polda Lampung Ultimatum Pelaku Usaha Hindari Penimbunan

- Tim Satgas Pangan Polda Lampung mengultimatum pelaku usaha untuk tidak menimbun kebutuhan pokok di tengah naiknya harga barang.
- Pantauan distribusi hingga penjualan kebutuhan pokok dilakukan oleh pihak terkait, namun stok beras di pasaran masih aman.
- Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying menjelang Ramadan agar kelancaran distribusi tetap terjaga.
Bandar Lampung, IDN Times - Tim Satgas Pangan Polda Lampung mengultimatum para pelaku usaha untuk tidak melakukan praktik-praktik penimbunan kebutuhan bahan pokok di tengah melonjaknya harga-harga barang.
Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Donny Arif Praptomo mengatakan, pihaknya tidak akan menoleransi setiap tindakan penimbunan komoditas sembako. Terlebih menjelang bulan suci Ramadan kerap diiringi naiknya permintaan masyarakat.
"Penimbunan berpotensi menimbulkan kenaikan hingga gejolak harga. Sementara tidak ada, memang terjadi peningkatan harga, tapi belum ada pelaku-pelaku usaha yang berspekulasi untuk melakukan kegiatan ilegal tujuannya penimbunan," ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (7/3/2024).
1. Terus lakukan pemantauan di lapangan

Meski praktik penimbunan tidak ditemukan di Lampung, Donny menyampaikan, pihaknya bersama stakeholder pemerintah daerah terkait akan terus melakukan pantauan distribusi hingga penjualan kebutuhan pokoknya di lapangan.
Dijelaskannya, kecenderungan melonjak harga kebutuhan pokok di pasaran bukan hanya terjadi di wilayah kabupaten/kota Provinsi Lampung, melainkan juga dialami sejumlah provinsi lainnya.
"Hampir di seluruh pelosok negeri ini harga bahan pokok meningkat. Khususnya di Lampung, stabilitas harganya masih dapat dijaga dan dijangkau oleh masyarakat," ucapnya.
2. Stok kebutuhan pokok di Lampung kategori cukup

Ihwal ketersediaan bahan pokok, terutama beras, Donny menyampaikan, dari hasil koordinasi dinas terkait sampai pengecekan lapangan dapat dipastikan stok di pasaran masih tergolong cukup dan aman.
"Kalau berbicara mengenai stok, ketersediaannya tidak perlu dikhawatirkan. Jadi masyarakat Lampung tidak perlu mengkhawatirkan kekurangan stok bahan pokok," imbuh dia.
3. Imbau masyarakat tak panic buying

Seiring kepastian ketersediaan stok tersebut, Donny mengingatkan, agar masyarakat tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan alias panic buying, terutama menjelang momentum memasuki Ramadan 1445 Hijriah dalam waktu dekat.
Pasalnya, pemerintah pusat hingga daerah akan terus berupaya menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat, termasuk di Lampung.
"Masyarakat jangan melakukan pembelian secara panik, beli kebutuhan secukupnya, karena itu justru bisa menimbulkan kelangkaan," tandasnya.



















