Bandar Lampung, IDN Times - Provinsi Lampung memasuki babak baru pemanfaatan teknologi antariksa. Itu karena, Satelit Lampung-1 dijadwalkan meluncur dari lepas pantai Shandong, Tiongkok pada 5 Agustus 2026 sebagai bagian dari misi OSE Hyperspectral Twin Satellites dikembangkan perusahaan antariksa STAR.VISION Aerospace.
Kolaborasi pengembangan Lampung-1 diawali penandatanganan kerja sama antara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan STAR.VISION Aerospace di Shandong, Tiongkok pada 28 Mei 2025. Kerja sama itu turut dikoordinasikan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Melalui kolaborasi tersebut, Lampung menjadi salah satu daerah pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi satelit hyperspectral untuk mendukung pembangunan daerah.
"Kehadiran satelit ini menjadi instrumen baru bagi Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pembangunan berbasis data. Melalui teknologi penginderaan jauh, berbagai informasi terkait kondisi wilayah dapat diperoleh lebih cepat dan akurat untuk menjadi dasar pengambilan kebijakan," ujar Mirza, sapaan akrab gubernur, Selasa (4/8/2026).
