Memilih jurusan kuliah bukan perkara mudah. Ada yang menentukan pilihan berdasarkan minat, mengikuti saran orangtua, mempertimbangkan peluang kerja, atau sekadar memilih jurusan yang dianggap memiliki prospek masa depan menjanjikan.
Namun, tidak semua keputusan berjalan sesuai harapan. Setelah menjalani perkuliahan selama satu atau dua semester, sebagian mahasiswa justru merasa salah jurusan. Materi yang dipelajari terasa tidak menarik, tugas semakin membebani, bahkan muncul keinginan untuk berhenti dan memulai semuanya dari awal.
Situasi ini tentu bisa membuat seseorang merasa bimbang. Di satu sisi, ada keinginan untuk pindah ke jurusan yang lebih sesuai dengan minat. Di sisi lain, ada kekhawatiran kehilangan waktu, biaya, dan kesempatan yang sudah diperjuangkan.
Jika merasa salah memilih jurusan kuliah, apakah sebaiknya bertahan atau pindah? Sebelum mengambil keputusan, ada beberapa hal perlu kamu pertimbangkan.