ilustrasi sapi (pexels.com/pripicart)
Disampaikan Lili, capaian positif tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai program dan kegiatan pembangunan peternakan yang dilaksanakan pemerintah bersama peternak dan pelaku usaha. Dari sisi kesehatan hewan, penguatan pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi, pengendalian penyakit hewan menular, pengawasan lalu lintas ternak, serta dukungan pengujian laboratorium turut berperan dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak.
"Pendampingan terhadap kelompok peternak, pengembangan usaha peternakan masyarakat, serta dukungan sarana dan prasarana juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing usaha peternakan," kata Lili.
Di sisi lain, Lili mengatakan peran peternak dan pelaku usaha menjadi faktor yang tidak kalah penting. Penerapan manajemen pemeliharaan, pakan, reproduksi, dan kesehatan ternak yang semakin baik, ditambah dengan permintaan masyarakat terhadap produk protein hewani yang terus berkembang, memberikan dorongan terhadap peningkatan produksi.
Menurut Lili, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas peternakan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pembibitan, peningkatan mutu genetik, pengembangan populasi ternak, penguatan kesehatan hewan, penyediaan pakan, serta peningkatan kapasitas dan kelembagaan peternak.