ilustrasi seseorang memasukkan roti ke dalam wadah (freepik.com/freepik)
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan, cara pelaku untuk masuk ke dalam warung atau kafe dengan mendongkel menggunakan pahat. “Pelaku mendongkel pintu utama kafe menggunakan pahat berukuran kecil,” kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Sabtu (8/3/2025).
Setelah masuk ke dalam kafe tersebut, kemudian pelaku memakai apron café dengan maksud agar bisa mengelabui orang jika ada yang memergoki aksinya. “Pelaku ini memakai apron untuk mengelabui, supaya orang yang melihat mengira bahwa dirinya adalah pekerja di kafe tersebut,” jelasnya.
Di kafe tersebut, pelaku mengambil sejumlah barang berharga seperti uang yang berada di laci kasir, tablet Andorid, handphone, laptop dan beberapa bahan sembako. “Uang tunai sebesar 6,5 juta rupiah yang didapatkan dari laci kasir, oleh pelaku dipergunakan untuk 1 unit handphone dan memenuhi kebetuhan sehari hari,” jelas kapolresta.