Bandar Lampung, IDN Times – Polda Lampung mengungkap dugaan peredaran beras impor ilegal asal India dengan total perkiraan mencapai 155 ton. Impor beras ilegal itu masuk melalui pelabuhan di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, sebelum rencananya dikirim ke Jawa Barat.
Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, mengatakanBerdasarkan hasil pemeriksaan sementara, beras tersebut diduga berasal dari India dan masuk melalui jalur pelabuhan di wilayah Riau.
Polisi selanjutnya akan mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri pihak yang memesan beras tersebut di Jawa Barat. Pengungkapan perkara ini merupakan bagian dari upaya kepolisian mengawasi distribusi bahan pokok sekaligus mencegah peredaran barang yang tidak sesuai ketentuan," ujarnya saat ekspose di Polda Lampung, Kamis (5/11/2026).