Pj Gubernur Lampung: Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Narkotika

- Pj Gubernur Lampung Samsudin menegaskan komitmen pemerintah dan kepolisian daerah untuk memberantas peredaran narkotika.
- Pemusnahan 147,04 Kg sabu dan 56,1 Kg ganja sebagai simbol pemerintah dan kepolisian dalam memberantas narkotika di Lampung.
- Samsudin ajak semua pihak bergandengan tangan menciptakan masyarakat Lampung bebas narkotika, sambil mengapresiasi kerja kepolisian dalam mengungkap kasus peredaran narkotika.
Bandar Lampung, IDN Times - Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin menegaskan komitmen pemerintah dan kepolisian daerah tidak akan memberi ruang bagi para pelaku tindak pidana peredaran gelap narkotika.
Menurut Samsudin, pemusnahan barang bukti 147,04 Kg sabu dan 56,1 Kg ganja ini bukan sekadar kegiatan seremonial menghilangkan barang haram tersebut, melainkan simbol pemerintah dan kepolisian dalam memberantas narkotika di Lampung.
"Ini menunjukan bahwa tidak ada tempat bagi narkotika untuk masyarakat Lampung," ujarnya saat menghadiri kegiatan pemusnahan di Mapolda Lampung, Kamis (27/6/2024).
1. Bagian beri rasa aman dan sejahtera bagi masyarakat

Samsudin melanjutkan, pemerintah dan aparat keamanan di Lampung bakal selalu siap serta sigap bertindak secara tegas bagi para pelaku kejahatan, termasuk pelaku peredaran gelap narkotika.
Komitmen tersebut dikatakan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan jaminan rasa aman dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Lampung.
"Kembali saya sampaikan, ini adalah makna dari simbol pemerintah dan kepolisian dalam memberantas narkotika di Provinsi Lampung," jelasnya.
2. Ciptakan masyarakat Lampung bebas narkotika

Sebagai orang nomor satu di Provinsi Lampung saat ini, Samsudin mengajak semua pihak terus bergandengan dan bersinergi, serta menguatkan tekad untuk bersama-sama menciptakan masyarakat Provinsi Lampung bebas narkotika.
"Mari sama-sama menciptakan Lampung yang aman, Lampung yang sehat, dan produktif bagi seluruh masyarakat," ajaknya.
Ia turut mengapresiasi kerja-kerja kepolisian daerah dalam mengungkap kasus peredaran narkotika di Lampung. "Apresiasi penuh untuk jajaran kepolisian, semoga langkah tegas ini dapat tetap dilaksanakan terus menerus," sambung dia.
3. Ajak masyarakat ikut perangi narkoba

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menambahkan, kepolisian daerah dan jajaran mengajak seluruh lapisan masyarakat bekerja sama dan berperan aktif memerangi tindak pidana peredaran narkotika.
Menurutnya, pengawasan dan pencegahan dilakukan masyarakat tersebut amat membantu serta mendukung kerja kepolisian dalam memberantas narkoba.
"Mari kita mulai dari lingkungan terdekat seperti keluarga dan teman-teman. Jangan ragu, sampaikan dan laporkan informasi sekecil apapun kepada kami terkait peredaran narkotika," tandas jenderal bintang dua tersebut.



















