Bandar Lampung, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga menyatakan, meningkatnya konsumsi Biosolar di Lampung dipengaruhi disparitas harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi. Itu diklaim mendorong sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan, merujuk data, rata-rata penyaluran harian Biosolar di Lampung periode Januari–April 2026, rata-rata sebesar 2.178 kiloliter (KL) per hari. Jumlah tersebut meningkat sekitar 325 KL per hari atau 14,9 persen menjadi 2.503 KL per hari pada periode Mei–Agustus 2026.
Memasuki September 2026, Pertamina kembali menambah penyaluran sebesar 265 KL per hari atau 10,6 persen dibandingkan rata-rata periode Mei–Agustus. Dengan penambahan tersebut, total rata-rata penyaluran Biosolar di Lampung menjadi 2.768 KL per hari.
