Dugaan Keracunan Makanan: Satu Warga Meninggal, Puluhan Lainnya Sakit

- Seorang warga berinisial N (42) meninggal saat dirawat setelah diduga mengonsumsi makanan di acara yasinan dan tahlilan di Kampung Terbanggi Mulya, Lampung Tengah.
- Sehari setelah acara, puluhan warga mengalami mual, muntah, diare, pusing, lemas, hingga merasa dingin; sebagian menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
- Polisi memeriksa lokasi, mengumpulkan keterangan, dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk mendalami penyebabnya; jenazah N telah dimakamkan dengan pengawalan polisi.
Lampung Tengah, IDN Times - Satu warga Kampung Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami keluhan kesehatan. Keluhan Kesehatan dialami arga setempat diduga mengonsumsi makanan saat menghadiri acara yasinan dan tahlilan
Kapolsek Seputih Mataram, AKP Junaidi, mengatakan, warga meninggal dunia inisial N (42). Ia meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi saat menghadiri acara yasinan dan tahlilan di rumah warga setempat.
N meninggal dunia saat menjalani perawatan di Klinik Mandala Medical Center, Senin (14/9/26) sekitar pukul 07.30 WIB. Sementara itu, sejumlah warga lainnya yang turut menghadiri kegiatan tersebut juga mengalami keluhan serupa dan harus mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
1. Sehari setelah acara, warga alami berbagai keluhan kesehatan

ilustrasi pasien di rumah sakit (pexels.com/Anna Shvets) Junaidi mengatakan, usai kegiatan yasinan dan tahlilan berlangsung, para warga menikmati hidangan yang telah disediakan oleh tuan rumah. "Namun, sehari setelahnya, puluhan warga mulai mengalami berbagai keluhan kesehatan, seperti mual, muntah, diare, pusing, badan lemas hingga merasa dingin," jelas Kapolsek, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan pendataan sementara, lanjutnya, puluhan warga tercatat mengalami keluhan kesehatan dengan tingkat gejala yang berbeda-beda.
“Sebagian warga mengalami diare, muntah, mual, pusing dan lemas. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis, dan bagi yang kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut dirawat di klinik,” imbuhnya.
2. Dugaan gangguan kesehatan masih didalami

ilustrasi investigasi (pexels.com/Siobhan Howerton) Merujuk kejadian ini, kepolisian langsung melakukan langkah penanganan setelah menerima informasi kejadian tersebut. Polisi mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan tenaga medis serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga yang hadir dalam acara tersebut.
Kapolsek menegaskan, dugaan gangguan kesehatan tersebut masih dalam proses pendalaman. Kepolisian belum dapat memastikan penyebabnya sebelum adanya hasil pemeriksaan dari pihak terkait.
“Untuk penyebab pastinya masih kami dalami. Kami terus berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak terkait untuk mengetahui penyebab kejadian ini. Yang terpenting saat ini adalah memastikan warga yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan,” tegasnya.
3. Pemakaman warga dikawal polisi

ilustrasi pemakaman (unsplash.com/cstembridge) Diketahui, jenazah N telah dimakamkan oleh pihak keluarga dengan pengawalan personel kepolisian. Sementara warga lainnya yang masih menjalani perawatan terus dipantau kondisinya.
Kapolsek memastikan situasi di Kampung Terbanggi Mulya hingga saat ini tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi maupun mengambil kesimpulan sendiri. Penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan dan akan disampaikan setelah diperoleh kepastian,” kata Junaidi.




















