Penumpang Stasiun Tanjungkarang Arus Balik 2023 Capai 18.761 Orang

Bandar Lampung, IDN Times - Penumpang Kereta Api di Stasiun KAI Tanjung Karang pada arus balik mencapai 18.761 penumpang. Itu terhitung sejak hari H lebaran Idul Fitri yakni 22 April 2023 hingga Kamis, 27 April 2023.
Menurut data dari Stasiun Tanjungkarang Bandar Lampung, hingga hari ini jumlah penumpang tertinggi selama arus balik terjadi pada H+2 lebaran atau pada 24 April 2023 dengan jumlah 3.537 penumpang.
“Puncak arus balik sudah kemarin, tertinggi di tanggal 24 dan 25 (April 2023), masing-masing 3.537 dan 3.410 penumpang,” ucap Sumarno, staf pos penjaga Stasiun KAI Tanjung Karang, Kamis (27/4/2023).
1. Jumlah penumpang arus balik 2023 meningkat dari 2022

Jika dibandingkan tahun 2022, jumlah penumpang pada arus balik di Stasiun Tanjungkarang mengalami kenaikan cukup signifikan yakni rata-rata sekitar 24 persen.
Pada puncak arus balik yakni H+2 lebaran di periode sama meningkat hingga 666 penumpang. Begitupun pada H+5 lebaran, dibandingkan dengan tahun lalu mengalami peningkatan penumpang hingga 315 penumpang.
“Kalau dibandingkan dengan arus mudik, ini arus balik juga meningkat. Saat arus mudik kan jumlah penumpang hanya ada diangka 2000an, tapi di arus balik sampai 3000an,” katanya.
Hal itu diduga dimungkinkan pemudik sebelumnya datang ke Lampung menggunakan moda transportasi lain kini beralih menggunakan kereta api untuk arus balik.
2. Hanya ada 3 kali keberangkatan per hari

Sedangkan untuk jumlah kereta yang beroperasi ada 3 keberangkatan yakni dua Kereta Kuala Stabas dan satu Kereta Express Rajabasa.
“Ada 3 keberangkatan, 2 keberangkatan kereta Stabas, itu jam 06.20 pagi dan 12.30 siang dengan tujuan Baturaja. Satunya Kereta Express Rajabasa berangkat 08.30 pagi tujuan Kertapati Palembang,” imbuhnya.
Ia mengatakan hingga saat ini pun tidak ada penumpukan penumpang di Stasiun KAI Tanjung Karang baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
3. Syarat vaksin untuk penumpang kereta dilonggarkan

Selain itu Sumarno juga mengatakan khusus pada angkutan lebaran tahun ini Pemerintah Indonesia memperlonggar kebijakan vaksinasi untuk penumpng kereta api.
“Khusus kereta api mulai 14 April sampai 2 Mei 2023 nanti pemerintah sudah memperlonggar untuk naik kereta. Jadi penumpang yang baru menerima vaksin 1 atau 2 boleh naik kereta,” katanya.
Penumpang juga tidak perlu melampirkan hasil negatif Rapid Test atau PCR. Sedangkan bagi penumpang belum menerima vaksin tidak diperkenankan menaiki kereta api kecuali yang memang tidak bisa divaksin (punya penyakit bawaan dan lainnya).
“Cuma sampai 2 Mei (2023) nanti. Setelah itu normal kembali penumpang wajib booster untuk naik kereta api dari Stasiun Tanjung Karang,” tambahnya.



















