Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengakuan Istri Korban Mayat di Tol Bakter: Dia Sempat Minta Tolong
Penampakan temuan jasad anonim di jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) KM 03, Kabupaten Lampung Selatan. (IDN Times/Istimewa).
  • Istri korban MP mengungkap detik-detik sebelum kepergian suaminya, yang berpamitan hendak bekerja dengan seorang anggota polisi.
  • Sang suami kembali menghubungi istri via video call WhatsApp (WA) memperlihatkan wajah ketakutan seraya meminta tolong, namun nomor handphonenya sudah tidak dapat dihubungi.
  • Kapolres Lampung Selatan menerima informasi dugaan keterlibatan oknum Polri dalam kasus tersebut, menjadi petunjuk dalam penyelidikan petugas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Selja, istri korban MP (28) mayat ditemukan tewas membusuk di drainase jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) KM 3B, Lampung Selatan angkat bicara mengungkap detik-detik sebelum kepergian sang suami.

Selja mengatakan, korban MP sempat berpamitan dengan dirinya hendak bekerja di Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (25/10/2024). Saat itu, sang suami mengaku akan bepergian dengan seorang anggota polisi.

"Hari Jumat pagi, itu dia pulang ke rumah ambil salinan baju aja, minta dirapihkan dan dimasukkan dalam tas. Saya tanya mau kemana, dijawabnya mau ke Bakauheni. Sama siapa? Sama polisi Ical namanya. 'Aku mau kerja nanti pulangnya kalau gak subuh ya siang. Iya udah hati-hati kataku," katanya berusaha mengingat percakapan dengan korban MP, Selasa (29/10/2024).

1. Sempat video call minta tolong ke istri

Istri korban MP, Selja saat melayangkan laporan ke Polres Lampung Selatan. (IDN Times/Istimewa).

Selang beberapa jam sejak berpamitan tersebut, Selja melanjutkan, sang suami kembali menghubungi dirinya via sambungan video call WhatsApp (WA) memperlihatkan mimik wajah ketakutan seraya meminta tolong.

Saat itu, dirinya berusaha menenangkan sang suami, namun nomor handphonenya sudah tidak dapat dihubungi bahkan tak aktif lagi.

"Saya tanya sama temennya, saya minta info kenapa Manda (MP) minta tolong, terus ketakutan. Dari info temennya, dikatakan laki saya ini halu karena gak tidur. Jadi dia kayak orang ketakutan," ungkapnya.

2. Sebut korban punya kerjaan membantu polisi

Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

Seiring dengan pengakuan tersebut, Selja berusaha menenangkan diri seraya menanti kabar dari sang suami. Namun bukan MP yang menghubungi, melainkan rekan korban dan mengatakan pria tersebut telah melompat dari mobil dan melarikan diri.

"Katanya suami saya ini kabur dikejar gak kekejar hilang, dari situ gak ada komunikasi lagi. Dia ini bukan polisi, dia itu bilang ke saya kerjanya bantu-bantu polisi. Udah biasa 4 bulan ini," katanya.

Lebih lanjut Salja berharap agar kasus menimpa sang suami dapat segera terungkap. "Ya saya minta keadilan, pelaku menyebabkan suami saya begini ditangkap," tambah dia.

3. Dalami keterlibatan polisi

Kapolro Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin menyampaikan keterangan hasil penyelidikan sementara temuan mayat di drainase jalan tol Bakter. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Menanggapi keterangan istri korban, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusri telah menerima dan menghimpun informasi tersebut. Keterangan ini diakui menjadi petunjuk dalam penyelidikan petugas.

"Informasi bahwa ada dugaan keterlibatan oknum Polri di dalamnya, ini menjadi petunjuk kami dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut berkoordinasi dengan Ditkrimum dan Bidpropam," ungkapnya.

Editorial Team

Related Article